Bupati Kembang Sambangi Korban Kebakaran di Pekutatan (prokopim jembrana)
BALI - Musibah kebakaran melanda sebuah rumah milik warga di Banjar Dauh Pangkung, Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Bali, pada Sabtu (11/7) malam sekitar pukul 21.15 WITA. Peristiwa tersebut menghanguskan beberapa bagian bangunan rumah, termasuk kamar tidur, bale sari, dan dapur. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, meskipun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, api dengan cepat membesar sehingga warga sekitar berupaya memberikan pertolongan sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Tim Damkar Jembrana kemudian mengerahkan empat unit mobil pemadam untuk mengendalikan kobaran api. Berkat kerja sama petugas dan masyarakat, api akhirnya berhasil dipadamkan sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Baca juga: Aksi Heroik Mahasiswa Hanoi Selamatkan 7 Orang saat Kebakaran, Viral dan Dapat Penghargaan
Rumah yang terdampak diketahui merupakan milik I Kadek Duwi. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh sumber api dari dupa yang masih menyala dan kemudian memicu percikan api hingga membakar bagian bangunan rumah. Meski demikian, penyebab pasti insiden tersebut masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Sehari setelah kejadian, Minggu (12/7), Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan turun langsung meninjau lokasi kebakaran. Dalam kunjungannya, Bupati menyampaikan rasa prihatin kepada keluarga korban sekaligus memastikan pemerintah daerah segera memberikan bantuan yang diperlukan. Ia juga berdialog dengan keluarga korban untuk mendengarkan kronologi peristiwa serta memberikan dukungan moral agar tetap tabah menghadapi musibah tersebut.
Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jembrana akan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar proses penanganan pascakebakaran dapat berjalan cepat. Selain bantuan bagi korban, pemerintah juga mengapresiasi kerja sigap petugas pemadam kebakaran, Satpol PP, perangkat desa, serta warga yang bergotong royong membantu proses pemadaman maupun pembersihan puing-puing bangunan.
Baca juga: Perjalanan Darurat Mobil Damkar Menuju Lokasi Kebakaran Bikin Tegang
Di sisi lain, Kasatpol PP Jembrana I Ketut Eko Susilo Artha Permana mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan penggunaan api terbuka maupun perlengkapan rumah tangga dilakukan secara aman. Imbauan tersebut diharapkan dapat meminimalkan risiko terjadinya kebakaran serupa di kemudian hari.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan terhadap potensi kebakaran harus selalu ditingkatkan, baik di lingkungan rumah maupun tempat usaha. Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala, penggunaan peralatan rumah tangga sesuai standar keselamatan, serta memastikan api benar-benar padam setelah digunakan merupakan langkah sederhana yang dapat mengurangi risiko terjadinya musibah. Dengan sinergi antara masyarakat dan pemerintah, diharapkan kejadian serupa dapat dicegah sehingga keselamatan warga tetap terjaga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Jembrana