Es Daluman (puspasari/denpasar.kompas.com)
BALI - Pulau Bali bukan hanya terkenal lewat panorama pantai, budaya adat, dan sajian kulinernya yang kaya rempah. Di balik pesona itu, Bali juga menyimpan ragam minuman tradisional yang memiliki cita rasa unik sekaligus nilai budaya yang kuat. Sebagian minuman diwariskan turun-temurun sebagai jamu kesehatan, sebagian lagi menjadi teman santai masyarakat lokal saat berkumpul bersama keluarga maupun tamu.
Menariknya, setiap minuman khas Bali memiliki karakter rasa yang berbeda. Ada yang menyegarkan dengan sensasi asam dan manis alami, ada pula yang hangat berempah dan cocok dinikmati saat udara dingin pegunungan. Tak sedikit pula minuman tradisional Bali yang dipercaya memiliki manfaat kesehatan karena dibuat dari bahan alami seperti daun-daunan, rempah, hingga hasil fermentasi tradisional.
Baca juga: Menilik Deretan Pabrik Makanan & Minuman Legendaris di Jambi, Mana Favoritmu?
1. Loloh Cemcem
Minuman ini dibuat dari daun cemcem atau kedondong hutan yang ditumbuk halus lalu dicampur dengan berbagai bahan seperti asam jawa, gula aren, cabai, garam, dan kadang ditambah kelapa muda. Hasil akhirnya menghasilkan rasa “nano-nano” yang memadukan asam, asin, manis, pedas, hingga sedikit pahit dalam satu tegukan.
Meski tampilannya hijau pekat seperti jus daun, minuman ini justru terasa menyegarkan, terutama ketika disajikan dingin di siang hari. Aroma daunnya cukup kuat, tetapi sensasi segarnya membuat banyak wisatawan ketagihan.
Masyarakat Bali percaya loloh cemcem memiliki berbagai manfaat kesehatan, mulai dari membantu meredakan panas dalam, melancarkan pencernaan, hingga membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Minuman ini juga kerap dianggap sebagai penambah stamina alami.
Baca juga: Mengenal Saffron, Rempah Mahal yang Kerap Digunakan untuk Kecantikan, Kesehatan, dan Kuliner
Wisatawan bisa menemukan loloh cemcem di kawasan Desa Penglipuran atau pasar tradisional Bali. Banyak warung lokal masih mempertahankan resep tradisional turun-temurun sehingga rasa autentiknya tetap terjaga.
2. Es Daluman
Daluman sebenarnya mirip cincau hijau, tetapi penyajiannya khas Bali karena dipadukan dengan santan segar dan gula merah cair.
Tekstur daluman sangat lembut dan kenyal. Saat berpadu dengan santan dingin dan siraman gula aren, rasanya menjadi manis legit sekaligus menyegarkan tenggorokan. Minuman ini biasanya diberi es batu melimpah sehingga cocok diminum setelah berjalan-jalan di kawasan wisata.
Selain rasanya yang nikmat, daluman juga dipercaya membantu menurunkan panas tubuh dan memperlancar pencernaan. Kandungan serat dari daun cincau membuat minuman ini sering dijadikan alternatif minuman sehat oleh masyarakat lokal.
Beberapa warung tradisional di daerah Denpasar hingga Gianyar masih menjual es daluman dengan resep asli tanpa bahan pengawet. Salah satu tempat yang cukup terkenal adalah warung-warung tradisional dekat pasar rakyat yang biasanya mulai buka sejak pagi hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber Berita