Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 06 JULI 2026 • 12:45 WIB

Denpasar Buktikan Lahan Bera Bisa Produktif, Panen Jagung Capai 16 Ton per Hektare

Denpasar Buktikan Lahan Bera Bisa Produktif, Panen Jagung Capai 16 Ton per HektarePanen Jagung Manis Golden Boy di Subak Intaran Barat, Lahan Bera Hasilkan 3,21 Ton (humasdps)

BALI - Pemerintah Kota Denpasar kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga produktivitas sektor pertanian melalui pemanfaatan lahan bera atau lahan yang sementara tidak digarap. Upaya tersebut membuahkan hasil dengan suksesnya panen jagung manis varietas Golden Boy di kawasan Subak Intaran Barat, Desa Sanur Kauh, Kecamatan Denpasar Selatan, Kamis (2/7).

Panen kali ini dilakukan di atas lahan seluas 20 are yang merupakan bagian dari program pemanfaatan lahan bera seluas 1 hektare. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Dinas Pertanian Kota Denpasar I GAN Anggreni Suwari, perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, jajaran Dinas Pertanian Kota Denpasar, penyuluh pertanian lapangan (PPL), Pekaseh Subak Intaran Barat, serta para petani yang terlibat dalam pengelolaan lahan.

Baca juga: Optimalkan Program Ketahanan Pangan, Personel Polsek Merlung Tinjau Kesiapan Lahan di Pinang Gading

Kepala Bidang TPH Dinas Pertanian Kota Denpasar, I GAN Anggreni Suwari, mengatakan program pemanfaatan lahan bera merupakan salah satu langkah strategis pemerintah untuk mengoptimalkan lahan pertanian yang belum dimanfaatkan agar tetap memberikan nilai ekonomi. Selain membantu meningkatkan pendapatan petani, program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah berbagai tantangan sektor pertanian.

Menurutnya, pola tanam di lahan seluas 1 hektare itu dilakukan secara bertahap. Metode tersebut dipilih agar waktu panen tidak berlangsung bersamaan, sehingga pasokan jagung manis ke pasar dapat terus tersedia secara berkelanjutan. Dengan demikian, hasil panen lebih mudah diserap pasar sekaligus mengurangi risiko kelebihan produksi dalam satu waktu.

Pada panen tahap ini, lahan seluas 20 are berhasil menghasilkan sekitar 3,21 ton jagung manis. Jika dihitung dalam skala satu hektare, produktivitasnya mencapai sekitar 16,02 ton. Hasil tersebut dinilai menunjukkan bahwa lahan bera memiliki potensi produksi yang tinggi apabila dikelola dengan teknik budidaya yang tepat, didukung pendampingan penyuluh pertanian, serta kerja sama yang baik antara pemerintah dan petani.

Baca juga: 5 Hewan yang Mudah Diternak di Rumah, Cocok untuk Lahan Sempit!

Keberhasilan panen ini menjadi bukti bahwa pemanfaatan lahan yang sebelumnya tidak produktif dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung ketersediaan pangan di tingkat daerah. Pemerintah Kota Denpasar berharap program serupa dapat terus diperluas sehingga semakin banyak lahan bera yang kembali dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, penyuluh, petani, dan berbagai pemangku kepentingan, sektor pertanian di Denpasar diharapkan semakin berkembang dengan menghadirkan inovasi yang mampu meningkatkan produktivitas, daya saing, serta keberlanjutan usaha tani. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan sekaligus memperkuat kesejahteraan petani di Kota Denpasar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Denpasar

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Denpasar Buktikan Lahan Bera Bisa Produktif, Panen Jagung Capai 16 Ton per Hektare

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!