Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 06 JULI 2026 • 13:35 WIB

Tak Hanya Lestarikan Budaya, Desa Adat Penatih Puri Perkuat Pendidikan Lewat Dana Motivasi

Tak Hanya Lestarikan Budaya, Desa Adat Penatih Puri Perkuat Pendidikan Lewat Dana MotivasiPeduli Pendidikan, Desa Adat Penatih Puri Salurkan Dana Motivasi Bagi Murid Baru. (humasdps)

BALI - Desa Adat Penatih Puri kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kemajuan pendidikan generasi muda melalui penyaluran dana sosial motivasi pendidikan kepada 25 murid baru pada tahun ajaran 2026. Program ini menyasar anak-anak krama desa yang melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas maupun sekolah menengah kejuruan (SMA/SMK).

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bendesa Adat Penatih Puri, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, SH., saat pembukaan Pasraman Alit-alit Desa Adat Penatih Puri Tahun 2026 di Wantilan Desa Adat Penatih Puri, Minggu (5/7).

Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp500 ribu. Dana tersebut berasal dari pembagian laba Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Penatih Puri Tahun Buku 2025 dan diperuntukkan bagi kebutuhan penunjang pendidikan, seperti pembelian perlengkapan sekolah, buku pelajaran, hingga keperluan belajar lainnya.

Baca juga: Sekolah Rakyat di Sukoharjo Kekurangan Murid SD, 50 Persen Lebih Kuota Belum Terisi

Marhaendra Jaya mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian desa adat dalam memberikan dorongan moral kepada anak-anak agar semakin termotivasi menempuh pendidikan. Menurutnya, pendidikan menjadi investasi jangka panjang yang harus terus didukung demi melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas.

Ia menegaskan program bantuan pendidikan ini akan terus dipertahankan sebagai salah satu bentuk komitmen Desa Adat Penatih Puri terhadap peningkatan kualitas generasi penerus.

Dalam pelaksanaannya, setiap penerima bantuan diwajibkan memiliki rekening di LPD Desa Adat Penatih Puri. Kebijakan tersebut bukan hanya untuk mempermudah proses penyaluran dana, tetapi juga menjadi sarana mengenalkan pentingnya budaya menabung kepada anak-anak sejak usia dini.

Baca juga: Bukan Sekadar Slogan Sekolah, Ini Alasan Faktual Indonesia Disebut Negara Agraris!

Marhaendra Jaya menjelaskan bahwa LPD tidak hanya berperan sebagai lembaga keuangan yang mengejar keuntungan, melainkan juga memiliki fungsi sosial untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui program ini, anak-anak diharapkan mulai memahami pentingnya mengelola keuangan secara bijak sejak dini.

Selain penyaluran bantuan pendidikan, Desa Adat Penatih Puri juga resmi membuka kegiatan Pasraman Alit-alit Tahun 2026. Program pembinaan selama masa liburan sekolah tersebut diikuti puluhan peserta yang berasal dari Banjar Saba, Banjar Pelagan, dan Banjar Laplap Sengguan.

Beragam materi diberikan kepada peserta, mulai dari belajar menulis aksara Bali, pesantian, pidarta Bahasa Bali, hingga keterampilan membuat penjor. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan melestarikan seni, adat, dan budaya Bali, tetapi juga menjadi wadah bagi anak-anak untuk memperluas pergaulan serta mempererat hubungan antarpeserta dari berbagai banjar dalam satu desa adat.

Baca juga: Perluas Akses Pendidikan, Pemkab Nabire Bangun Asrama untuk Anak-Anak Suku Auye

Melalui kombinasi program bantuan pendidikan dan pembinaan budaya tersebut, Desa Adat Penatih Puri berharap mampu membentuk generasi muda yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian sosial, serta kecintaan terhadap warisan budaya Bali yang akan terus dijaga dan dilestarikan di masa mendatang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Denpasar

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Tak Hanya Lestarikan Budaya, Desa Adat Penatih Puri Perkuat Pendidikan Lewat Dana Motivasi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!