Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 01 JULI 2026 • 10:40 WIB

Wali Kota Denpasar Hadiri Penyineban Karya di Pura Dang Khayangan Payogan Agung

Wali Kota Denpasar Hadiri Penyineban Karya di Pura Dang Khayangan Payogan AgungWalikota Jaya Negara Nuek Bagia Pulakerti, Tandai Penyineban Karya Agung di Pura Dang Khayangan Payogan Agung dan Taman Beji Segara Rupek. (humasdps)

BALI - Suasana penuh kekhusyukan menyelimuti kawasan Pura Dang Khayangan Payogan Agung dan Taman Beji Segara Rupek pada Minggu (28/6), saat berlangsung prosesi Penyineban Karya Memungkah, Ngenteg Linggih, Tawur Tabuh Gentuh, serta Mapadudusan Agung Menawa Ratna. Rangkaian upacara yang menjadi penutup dari seluruh prosesi yadnya ini turut dihadiri Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, yang juga berperan sebagai Pangrajeg Karya.

Dalam kesempatan tersebut, Jaya Negara mengikuti prosesi Nuek Bagia Pulakerti, sebuah tahapan penting yang menjadi simbol penyempurnaan sekaligus ungkapan syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian karya. Alunan gamelan Bali dan lantunan kidung suci menambah nuansa sakral selama prosesi berlangsung, menciptakan suasana yang khidmat bagi seluruh umat yang hadir.

Prosesi penyineban diawali dengan upacara ngias Ida Bhatara Sesuhunan, dilanjutkan persembahyangan bersama, kemudian ditutup dengan pementasan sakral Topeng Dalem Sidakarya sebelum memasuki prosesi Nuek Bagia Pulakerti. Seluruh tahapan berlangsung tertib dengan semangat kebersamaan yang mencerminkan kuatnya nilai gotong royong masyarakat adat Bali.

Baca juga: Di Balik Tarian Tradisional yang Sakral dan Jenisnya: Ada Kekuatan Magis Spiritual yang Penuh Makna

Klian Desa Adat Sumber Klampok, I Putu Artana, menjelaskan bahwa Pujawali di Pura Dang Khayangan Payogan Agung dan Pura Beji Segara Rupek diperingati setiap tahun bertepatan dengan Tilem Sasih Sadha. Tahun ini, pelaksanaan pujawali terasa lebih istimewa karena dirangkaikan dengan Karya Memungkah, Ngenteg Linggih, Tawur Tabuh Gentuh, dan Mapadudusan Agung Menawa Ratna.

Rangkaian upacara sendiri telah dimulai sejak awal Mei melalui prosesi matur piuning karya. Berbagai tahapan kemudian dilaksanakan secara bertahap, mulai dari upacara tawur, melasti, hingga puncak karya yang berlangsung pada Tilem Sasih Sadha. Setelah itu, umat melaksanakan Bhakti Penganyar sebelum akhirnya memasuki prosesi penyineban sebagai penutup utama. Rangkaian yadnya masih akan berlanjut melalui Upacara Nyegara Gunung serta Bulan Pitung Dina Karya yang menjadi penanda berakhirnya seluruh kegiatan keagamaan.

I Putu Artana berharap seluruh pelaksanaan karya ini mampu menghadirkan kedamaian, kesejahteraan, serta perlindungan bagi seluruh umat. Menurutnya, yadnya yang dilaksanakan dengan tulus merupakan bentuk persembahan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa sekaligus upaya menjaga keseimbangan kehidupan.

Baca juga: Bulu Pamali: Kisah Sakral Penjaga Hutan dalam Cerita Rakyat Maluku

Sementara itu, Jaya Negara menilai pujawali bukan sekadar tradisi yang diwariskan turun-temurun, melainkan juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sradha dan bhakti masyarakat. Ia mengajak seluruh umat agar terus menjaga keharmonisan hubungan dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam lingkungan sebagaimana nilai luhur Tri Hita Karana.

Menurutnya, kelancaran seluruh rangkaian karya tidak lepas dari semangat ngayah dan gotong royong masyarakat yang bekerja tanpa pamrih. Kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa budaya Bali tetap hidup melalui partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

"Melalui karya agung ini, mari bersama-sama memperkuat sradha bhakti sekaligus menjaga keseimbangan hubungan antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai implementasi nyata ajaran Tri Hita Karana," ujar Jaya Negara.

Baca juga: Ini Makna Tersembunyi Upacara Melasti yang Bikin Bali Terlihat Sakral

Penyineban karya ini pun menjadi penutup yang sarat makna, bukan hanya sebagai akhir dari rangkaian upacara, tetapi juga sebagai pengingat bahwa keharmonisan, kebersamaan, dan nilai spiritual tetap menjadi fondasi kehidupan masyarakat Bali hingga kini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Denpasar

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Wali Kota Denpasar Hadiri Penyineban Karya di Pura Dang Khayangan Payogan Agung

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!