Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 27 APRIL 2026 • 14:25 WIB

Buah-Buahan Khas Bali dan Cita Rasanya yang Unik, Cocok untuk Wisatawan Pecinta Kuliner

Buah-Buahan Khas Bali dan Cita Rasanya yang Unik, Cocok untuk Wisatawan Pecinta KulinerBuah Khas Bali, Buah Salju seperti Kapas (bali.viva.co.id/alfinda)

BALI - Pulau Bali selama ini dikenal lewat pantai, budaya, dan upacara adatnya. Namun di balik itu, ada hal lain yang tak kalah menarik yakni kekayaan buah-buahan lokal yang tumbuh subur di tanah vulkanik pulau ini.

Buah khas Bali bukan sekadar camilan, melainkan cerminan kondisi geografis, tradisi, dan pola konsumsi masyarakat setempat. Banyak di antaranya memiliki rasa unik, tekstur khas, hingga musim panen tertentu yang membuatnya semakin eksklusif.

Salak Bali: Si Manis Renyah dari Karangasem

Baca juga: 7 Khasiat Buah Bacang untuk Tubuh yang Sayang Dilewatkan

Jika ada satu buah yang paling identik dengan Bali, jawabannya adalah salak Bali, khususnya varietas salak gula pasir. Buah ini banyak dibudidayakan di Karangasem, terutama di Desa Sibetan yang dikenal sebagai sentra salak (agrowisata petik langsung) dan Pasar tradisional di Denpasar dan Gianyar.

Secara rasa, salak Bali menawarkan sensasi yang berbeda dibanding salak dari daerah lain. Daging buahnya renyah, tidak terlalu tebal, dengan rasa manis yang dominan tanpa rasa sepat pada varietas gula pasir. Bahkan, banyak wisatawan menyebut rasanya seperti perpaduan madu dan apel dalam versi tropis.

Salak Bali menjadi salah satu oleh-oleh favorit karena rasanya yang khas dan daya tahannya cukup lama. Panen salak Bali biasanya berlangsung sepanjang tahun, tetapi puncaknya terjadi pada awal hingga pertengahan tahun, sekitar Januari–Maret dan Juli–Agustus.

Jeruk Kintamani: Segar dengan Sentuhan Asam Manis Seimbang

Baca juga: 6 Buah Istimewa yang Disebut dalam Al Quran: Apa Saja Manfaatnya?

Dari dataran tinggi Kintamani, lahir salah satu ikon buah Bali: jeruk Kintamani. Buah ini terkenal karena ukurannya relatif besar, kulitnya mudah dikupas, dan rasa yang seimbang antara manis dan sedikit asam.

Keunikan jeruk ini terletak pada aroma segar khas serta teksturnya yang berair. Tidak heran jika buah ini sering digunakan dalam upacara keagamaan maupun konsumsi sehari-hari masyarakat Bali. Rasanya manis segar dengan sedikit asam, juicy, dan ringan di lidah.

Musim Panen utama berlangsung antara Mei hingga Agustus, saat kualitas rasa berada di puncaknya. Dan dijumpai di daerah seperti Kawasan Kintamani (Bangli), Pasar buah Bedugul ataupun Sentra oleh-oleh di sekitar Ubud.

Manggis Bali: “Ratu Buah” dengan Daging Lembut

Manggis menjadi salah satu komoditas unggulan Bali, bahkan tercatat sebagai buah ekspor utama dari pulau ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Buah-Buahan Khas Bali dan Cita Rasanya yang Unik, Cocok untuk Wisatawan Pecinta Kuliner

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!