Plat Nomor DK (kia/balivisa.co)
BALI - Plat nomor kendaraan sering kali menjadi petunjuk cepat untuk mengenali asal sebuah kendaraan. Saat melintas di jalan raya dan melihat kendaraan dengan kode “DK”, banyak orang langsung mengaitkannya dengan Pulau Dewata. Namun tidak sedikit pula yang masih penasaran, sebenarnya plat DK berasal dari daerah mana dan bagaimana cara membaca kode huruf di belakangnya.
Bagi masyarakat yang sedang bepergian, hendak membeli kendaraan bekas, atau sekadar ingin mengetahui asal kendaraan yang melintas di jalan, memahami kode plat nomor bisa menjadi informasi praktis. Selain menunjukkan provinsi asal kendaraan, kode huruf belakang juga dapat menunjukkan kabupaten atau kota tempat kendaraan tersebut terdaftar.
Baca juga: Viral Penumpang Ini Kepergok Buang Sampah ke Sungai, Netizen: Tandain Nomor Plat Mobilnya
Di Indonesia, setiap kendaraan bermotor memiliki Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang diatur oleh Kepolisian Republik Indonesia. Sistem ini dibuat agar identitas kendaraan lebih mudah dikenali dan mempermudah administrasi kendaraan bermotor.
1. Plat Nomor Bali: Asal Usul dan Pola Umum
Plat nomor kendaraan di Indonesia mengikuti pola tertentu yang diatur oleh Kepolisian Republik Indonesia. Untuk wilayah Bali, plat nomor resmi diawali dengan kode "DK" yang berasal dari singkatan "Denpasar-Kuta" sebagai pusat administrasi dan ekonomi utama di pulau ini.
Namun, perlu diingat bahwa sejak tahun 2017, pemerintah Indonesia melakukan pembaruan sistem nomor kendaraan yang mencakup kode wilayah yang lebih spesifik, termasuk di Bali. Sebelum era tersebut, pola plat nomor Bali lebih sederhana, namun kini sudah ada penambahan kode dan rincian yang memudahkan identifikasi asal kendaraan secara lebih akurat.
Secara umum, plat nomor Bali terdiri dari:
Contoh format: DK 1234 AB. Di mana:
2. Kode Wilayah dan Asal Usulnya
Baca juga: Aksi Menggemaskan Evakuasi Kucing Yang Terjebak di Atas Plat Kanopi Rumah
Kode "DK" secara resmi memang menunjukkan plat nomor kendaraan dari Bali. Kode ini adalah singkatan dari "Denpasar-Kuta", yang merupakan pusat administrasi dan ekonomi utama di pulau Dewata. Kode ini digunakan sebagai identifikasi utama kendaraan yang berasal dari Bali secara umum.
Namun, sejak adanya pembaruan, kode ini tidak lagi hanya terbatas pada "DK". Pemerintah melalui Kepolisian Republik Indonesia menambahkan kode baru dan mengatur sistem penomoran yang lebih rinci agar memudahkan identifikasi. Misalnya, di Bali, untuk membedakan asal kota/kabupaten secara lebih spesifik, digunakan kode huruf belakang yang mengindikasikan lokasi tertentu.
3. Kode Huruf Belakang untuk Menunjuk Daerah Spesifik di Bali
Berikut adalah rincian kode huruf belakang yang umum digunakan di Bali beserta daerah asalnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber Berita