Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 19 MEI 2026 • 12:40 WIB

Generasi Muda Bali Dibidik Jadi Tenaga Kerja Global Lewat Program SMK Go Global

Generasi Muda Bali Dibidik Jadi Tenaga Kerja Global Lewat Program SMK Go GlobalKolaborasi Lintas Sektor, BP3MI Bali Dorong Generasi SMK Bali Siap Kerja di Luar Negeri (adm buleleng)

BALI - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Bali terus memperluas edukasi mengenai peluang kerja luar negeri bagi generasi muda. Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi program SMK Go Global yang digelar secara daring dan luring di SMK PGRI 4 Denpasar, Senin (18/5), sekaligus menjadi momentum Kick Off Gerakan Nasional Migran Aman yang dilaksanakan serentak.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Dinas Ketenagakerjaan kabupaten/kota se-Bali, Dinas Kominfo, lembaga pelatihan kerja, perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI), hingga Desa Migran Emas di Bali. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas akses informasi sekaligus meningkatkan kesiapan tenaga kerja muda Bali agar mampu bersaing di tingkat internasional.

Baca juga: Biar Nggak Ketipu Tawaran Kerja di Luar Negeri, Cek Dulu Situs Ini

Ketua BP3MI Bali, Muhamad Iqbal, mengatakan perkembangan teknologi dan keterbukaan informasi saat ini membuat akses terhadap lowongan kerja luar negeri semakin mudah dijangkau. Menurutnya, generasi muda memiliki kesempatan lebih besar dibandingkan sebelumnya untuk mengetahui kebutuhan tenaga kerja di berbagai negara.

Ia menyebutkan, minat masyarakat Bali untuk bekerja di luar negeri masih cukup tinggi. Pada tahun 2025 tercatat sebanyak 11.324 warga Bali bekerja di berbagai negara. Sementara hingga pertengahan Mei 2026, jumlah pekerja migran Indonesia asal Bali telah mencapai sekitar 5.800 orang.

Menurut Muhamad Iqbal, kondisi aging population atau meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia di sejumlah negara menjadi peluang besar bagi tenaga kerja muda Indonesia. Negara-negara tersebut kini membutuhkan lebih banyak pekerja usia produktif untuk mengisi berbagai sektor pekerjaan.

Baca juga: Menaker Imbau Masyarakat Lebih Selektif Memilih Informasi Kerja di Luar Negeri

Dalam kesempatan itu, ia menilai sekolah menengah kejuruan memiliki peran penting dalam mendukung program nasional penempatan tenaga kerja luar negeri. Pemerintah bahkan menargetkan ratusan ribu penempatan tenaga kerja melalui lulusan SMK dengan berbagai latar belakang keahlian.

Beberapa jurusan yang dinilai memiliki peluang besar di pasar internasional antara lain perhotelan, tata boga, hingga Desain Komunikasi Visual (DKV). Lulusan dari bidang tersebut berkesempatan bekerja di hotel internasional, restoran, kapal pesiar, hingga industri kreatif digital di luar negeri.

BP3MI Bali juga menyoroti adanya program kerja sama Government to Government (G to G) dengan Jerman di bidang kuliner. Program tersebut membuka kesempatan bagi tenaga kerja Indonesia untuk bekerja dengan penghasilan yang disebut mencapai puluhan juta rupiah setiap bulan.

Baca juga: Bulan Mei 2026 Memperingati Hari Apa? Ini Daftar Peringatan Nasional dan Internasional Lengkap

Melalui sosialisasi ini, para siswa diharapkan mulai mempersiapkan kemampuan, keterampilan, dan kompetensi sejak dini agar mampu memanfaatkan peluang kerja global secara aman dan profesional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Buleleng

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Generasi Muda Bali Dibidik Jadi Tenaga Kerja Global Lewat Program SMK Go Global

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!