BALI - Pemerintah Kabupaten Bangli memulai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bangli ke-822 dengan menggelar persembahyangan bersama di Pura Kehen, Kamis (7/5). Kegiatan religius tersebut menjadi pembuka seluruh agenda perayaan sekaligus wujud rasa syukur atas perjalanan panjang Kota Bangli hingga saat ini.
Persembahyangan dipimpin langsung oleh Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, bersama Ketua TP PKK Bangli, Ny. Sariasih Sedana Arta. Hadir pula Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar beserta Ny. Suciati Diar, jajaran Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, aparatur sipil negara, tokoh masyarakat, hingga para pemuka agama.
Baca juga: Presiden Prabowo Setujui Pembangunan Fly Over di Lintasan KA Kota Bekasi
Suasana persembahyangan berlangsung penuh khidmat. Seluruh peserta memanjatkan doa untuk keselamatan, kedamaian, dan kesejahteraan masyarakat Bangli agar daerah tersebut terus berkembang dengan tetap berlandaskan nilai budaya dan spiritualitas Bali.
Dalam sambutannya, Bupati Sedana Arta mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan hari jadi Kota Bangli sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong. Menurutnya, usia ke-822 tahun merupakan perjalanan panjang yang harus dimaknai sebagai dorongan untuk membangun Bangli yang semakin maju dan berdaya saing.
“Perayaan ini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum mempererat persatuan dan meningkatkan semangat ngayah demi kemajuan Bangli,” ujarnya.
Baca juga: Amankan Ibadah Paskah di Jakarta-Sekitarnya, Polda Metro Kerahkan 4.500 Personel
Sementara itu, Ketua Panitia HUT Kota Bangli, I Wayan Jimat, menjelaskan bahwa tema yang diangkat tahun ini adalah “Bhakti Ratna Radhaka” yang memiliki makna pengabdian sebagai permata menuju kejayaan. Tema tersebut dinilai selaras dengan semangat “Jengah, Pesaje Ngayah” yang menjadi motivasi dalam mendorong pembangunan daerah agar mampu melompat lebih maju.
I Wayan Jimat yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangli mengatakan, rangkaian kegiatan HUT telah dimulai sejak 2 Mei dan akan berlangsung hingga 17 Mei 2026. Beragam agenda budaya, hiburan, dan kegiatan masyarakat telah disiapkan untuk memeriahkan perayaan tahun ini.
Puncak peringatan dijadwalkan berlangsung pada 10 Mei 2026 dengan agenda upacara resmi HUT Kota Bangli, parade agung yang melibatkan siswa SMP se-Kota Bangli, hingga resepsi pada malam harinya. Selain itu, masyarakat juga akan disuguhkan lomba penjor, parade budaya, pameran Dekranasda, serta pertunjukan musik yang menghadirkan artis dan band lokal Bali.
Baca juga: Grebeg Sudiro 2026, Perayaan Imlek di Kota Solo yang Memadukan Budaya Jawa dengan Tionghoa
Pemkab Bangli berharap seluruh lapisan masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam setiap rangkaian kegiatan sehingga peringatan HUT ke-822 ini mampu memperkuat rasa kebersamaan sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya dan identitas Kota Bangli.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Bangli