Ogoh-Ogoh Gajah Taensiat Hipnotis D’Youth Fest 6.0, Perpaduan Seni dan Pesan Lingkungan Curi Perhatian
BALI - Suasana malam puncak Denpasar Youth Festival (D’Youth Fest) 6.0 di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Sabtu (11/7), terasa begitu semarak. Ribuan pengunjung dibuat terpukau oleh pertunjukan pembuka bertajuk “Tumbuh Kembali di Tengah Reruntuhan Semesta”, sebuah kolaborasi kreatif antara Ogoh-ogoh Gajah karya ST Yowana Saka Bhuwana Banjar Taensiat, Palawara Music Company, dan Manubada Art. Pertunjukan tersebut menghadirkan perpaduan seni tradisi, musik, tari kolosal, dan visual modern yang sukses menjadi magnet utama festival.
Mengusung tema “Feel The Growth”, penampilan pembuka tidak hanya menawarkan hiburan yang memanjakan mata, tetapi juga membawa pesan kuat mengenai pentingnya menjaga keseimbangan alam. Melalui alur cerita yang dikemas secara teatrikal, penonton diajak menyaksikan perjalanan dari kehancuran akibat eksploitasi lingkungan hingga lahirnya harapan baru melalui kesadaran kolektif untuk merawat bumi.
Baca juga: JKT48 hingga Budaya Jepang Siap Meriahkan Festival Sakura Matsuri 2026 Terbesar di Cikarang
Pertunjukan dibagi ke dalam tiga babak yang saling berkaitan. Babak pertama menggambarkan dampak keserakahan manusia terhadap alam yang memicu kerusakan dan ketidakseimbangan. Memasuki babak kedua, muncul titik balik ketika kesadaran mulai tumbuh dan alam perlahan pulih. Sementara pada babak penutup, harmoni antara manusia, alam, dan nilai-nilai spiritual kembali terjalin sebagai simbol kehidupan yang berkelanjutan.
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara yang hadir bersama Wakil Wali Kota I Kadek Agus Arya Wibawa menyampaikan bahwa D’Youth Fest menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan ide, kreativitas, sekaligus inovasi. Festival ini diharapkan mampu melahirkan karya-karya yang tidak hanya bernilai artistik, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perkembangan ekonomi kreatif di Kota Denpasar.
Menurutnya, D’Youth Fest merupakan wadah yang mendorong anak muda agar berani menciptakan karya, membangun kolaborasi, dan memperkuat optimisme dalam menghadapi tantangan masa depan. Kehadiran ruang kreatif seperti Dharma Negara Alaya (DNA) maupun pengembangan Plaza Suci juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membangun ekosistem kreatif yang berkelanjutan.
Baca juga: Tari Kolosal Suku Buton, Berikut Foto-fotonya
Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Luh Putu Ryastiti, menjelaskan bahwa kolaborasi seni pada malam puncak festival dirancang untuk memperlihatkan bagaimana tradisi dapat berpadu dengan kreativitas kontemporer tanpa kehilangan nilai budaya. Pesan pelestarian lingkungan menjadi benang merah yang ingin disampaikan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Tak hanya menampilkan pertunjukan seni, malam puncak D’Youth Fest 6.0 juga diramaikan penampilan sejumlah musisi lokal dan nasional seperti Ari Lesmana, Dialog Dini Hari, Ary Kencana, Harmonia, Leeyonk Sinatra, hingga Wet Project. Kehadiran puluhan pelaku UMKM kuliner dan food truck turut menambah semarak festival sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal.
Rangkaian D’Youth Fest sendiri telah berlangsung sejak pertengahan Juni melalui beragam agenda kreatif, mulai dari pameran mural, festival film, komunitas sablon, hingga kegiatan bertema lingkungan. Tahun ini, penyelenggara juga memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan dengan menerapkan sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi sebagai bentuk edukasi budaya peduli lingkungan.
Baca juga: Festival Pahlawan Anak 2026: Momentum Kolaboratif Bersama Save The Children untuk Ruang Bertumbuh
Melalui festival ini, Denpasar kembali menunjukkan diri sebagai kota yang mampu merangkul tradisi dan inovasi dalam satu panggung. D’Youth Fest bukan sekadar ajang hiburan, melainkan ruang kolaborasi yang mempertemukan seni, budaya, kreativitas, kewirausahaan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Semangat "Feel The Growth" pun diharapkan terus menginspirasi generasi muda untuk berkarya sekaligus menjaga warisan budaya dan alam Bali bagi masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkot Denpasar