BALI - Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, turun langsung memimpin aksi bersih-bersih serentak yang digelar di seluruh Bali dan dipusatkan di kawasan Pantai Biaung, Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, Minggu (1/3). Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen menjaga lingkungan, terutama di wilayah pesisir yang kerap menghadapi persoalan sampah kiriman maupun limbah aktivitas warga.
Sejak pagi, suasana pantai terlihat ramai oleh aparatur pemerintah, organisasi perempuan, hingga masyarakat yang membawa perlengkapan kebersihan. Mereka menyisir garis pantai, memungut sampah plastik, ranting kayu, serta berbagai jenis limbah yang terbawa arus laut. Aksi tersebut tidak hanya sekadar simbolis, melainkan dirancang sebagai gerakan bersama untuk membangun kebiasaan menjaga kebersihan secara konsisten.
Baca juga: Pemkab Kepulauan Seribu Gelar Aksi Bersih Pantai Sambut World Cleanup Day
Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar, serta warga setempat. Kolaborasi lintas unsur ini memperlihatkan bahwa persoalan kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan semua pihak.
Dalam arahannya, Arya Wibawa menekankan pentingnya kesinambungan gerakan ini. Ia mengingatkan agar aksi bersih-bersih tidak berhenti sebagai agenda sesaat, melainkan terus digelorakan di setiap wilayah. Menurutnya, setelah pelaksanaan terpusat di Pantai Biaung, seluruh perbekel dan lurah diharapkan mampu menggerakkan warganya untuk melakukan kegiatan serupa secara rutin di lingkungan masing-masing. Dengan cara itu, budaya peduli kebersihan bisa tumbuh dari tingkat desa dan kelurahan.
Perbekel Kesiman Kertalangu, I Made Suena, menyambut baik dipilihnya wilayahnya sebagai lokasi pelaksanaan. Ia menilai kegiatan ini memberi dampak positif, tidak hanya pada kebersihan fisik pantai, tetapi juga dalam membangun semangat gotong royong masyarakat. Partisipasi warga disebutnya sangat tinggi, melibatkan seluruh desa adat di kawasan Kesiman Kertalangu serta desa dinas. Dukungan dari OPD Kota Denpasar pun dinilai memperkuat pelaksanaan di lapangan.
Dari sisi teknis, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar, Ida Bagus Putra Wirabawa, memastikan proses pengangkutan sampah berjalan lancar. DLHK menurunkan tiga armada truk pengangkut agar sampah yang terkumpul bisa segera diproses tanpa menumpuk di lokasi. Ia menjelaskan, sampah yang berhasil dikumpulkan tidak langsung dibuang begitu saja, melainkan dipilah sesuai jenisnya.
Baca juga: LoI Kendari–La Rochelle Teken LoI: Strategi Cerdas Tingkatkan Akses Air Bersih & Lingkungan
Sampah anorganik seperti plastik akan diarahkan untuk proses daur ulang. Sementara sampah organik akan dikelola menjadi kompos atau bahan bakar alternatif. Bahkan, sebagian material tertentu dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan kerajinan oleh pihak yang membutuhkan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendorong pengelolaan sampah berbasis pemilahan sejak awal, sehingga nilai ekonomisnya tetap terjaga sekaligus mengurangi beban tempat pembuangan akhir.
Melalui aksi serentak ini, Pemerintah Kota Denpasar berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan, khususnya di kawasan pesisir, semakin meningkat. Pantai sebagai ruang publik sekaligus daya tarik wisata harus dirawat bersama. Dengan kolaborasi yang terus dijaga, cita-cita menghadirkan Denpasar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bukan sekadar slogan, melainkan target yang bisa diwujudkan secara bertahap dan konsisten.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkot Denpasar