Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 26 FEBRUARI 2026 • 13:50 WIB

Desaku Bersih Tanpa Mengotori Desa Lain, Komitmen Baru Pengelolaan Sampah di Buleleng

Desaku Bersih Tanpa Mengotori Desa Lain, Komitmen Baru Pengelolaan Sampah di BulelengBupati Sutjidra Optimis Desa dan Kelurahan Mampu Kelola Sampahnya Sendiri (adm buleleng)

BALI - Pemerintah Kabupaten Buleleng terus menguatkan komitmennya dalam menata persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan bersama. Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Sampah bagi desa dan kelurahan se-Kabupaten Buleleng, Rabu (18/2), yang dipusatkan di Rumah Plastik Mandiri, Desa Petandakan.

Dalam sambutannya, Bupati Sutjidra mengakui volume sampah di Buleleng tergolong tinggi. Namun ia tetap optimistis seluruh desa dan kelurahan mampu menanganinya secara mandiri jika pengelolaan dilakukan dengan sistematis dan berkelanjutan. Menurutnya, berbagai langkah sudah ditempuh pemerintah daerah, mulai dari sosialisasi pengelolaan sampah berbasis sumber hingga penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Rumah Plastik Mandiri yang fokus pada pengolahan sampah plastik dan residu.

Baca juga: Tren Baru Zero Waste di Dapur Sehat Mataram: Makan Bergizi, Sampah Terkendali!

Ia menekankan bahwa perubahan pola pikir menjadi kunci utama. Pengelolaan sampah tak lagi bisa sekadar mengandalkan pengangkutan dan pembuangan, tetapi harus dimulai dari rumah tangga. Edukasi yang dilakukan secara rutin di tingkat desa dan kelurahan diharapkan mampu membentuk kebiasaan baru masyarakat dalam memilah sampah organik dan anorganik.

“Melalui Bimtek ini, kami ingin desa dan kelurahan semakin siap mengelola sampahnya sendiri. Prinsipnya sederhana, Desaku Bersih Tanpa Mengotori Desa Lain,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa pengelolaan sampah yang baik bukan hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga memiliki potensi ekonomi. Sampah organik dapat diolah menjadi kompos, sementara sampah plastik bisa didaur ulang atau diolah menjadi produk bernilai tambah. Jika dikelola serius, hal tersebut dapat berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng, I Gede Putra Aryana, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan Bimtek diikuti 177 peserta yang berasal dari 58 desa dan 9 kelurahan. Peserta terdiri dari perbekel, lurah, kelian adat, serta pengurus BUMDes dan TPS3R yang selama ini menjadi ujung tombak pengelolaan sampah di tingkat lokal.

Bimtek ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari. Materi yang diberikan mencakup aspek manajerial hingga keterampilan teknis dasar, mulai dari perencanaan sistem pengelolaan, pemilahan, pengolahan, hingga strategi penanganan residu. Dengan pembekalan tersebut, desa dan kelurahan diharapkan mampu menyusun rencana pengelolaan sampah yang terintegrasi dari hulu ke hilir.

Putra Aryana menegaskan bahwa penguatan kapasitas aparatur desa menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas tata kelola sampah. Ia berharap, setelah pelatihan ini, masing-masing wilayah dapat memiliki sistem yang lebih terstruktur, efektif, dan berkelanjutan.

Baca juga: Solusi Permasalahan Sampah, Gubernur Hidayat Upayakan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Pembukaan kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, unsur DPRD Buleleng, perwakilan Polres Buleleng, Kodim 1609/Buleleng, serta Kejaksaan Negeri Singaraja. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan bahwa persoalan sampah bukan hanya urusan satu instansi, melainkan tanggung jawab bersama.

Dengan sinergi lintas sektor dan komitmen dari tingkat desa hingga kabupaten, Buleleng menatap optimisme baru: pengelolaan sampah yang mandiri, produktif, dan ramah lingkungan demi masa depan yang lebih bersih.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Buleleng

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Desaku Bersih Tanpa Mengotori Desa Lain, Komitmen Baru Pengelolaan Sampah di Buleleng

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!