Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 18 MEI 2026 • 18:55 WIB

Bali dan Tiongkok Perkuat Kerja Sama, Koster Bahas PSEL hingga Ekspor Buah Lokal

Bali dan Tiongkok Perkuat Kerja Sama, Koster Bahas PSEL hingga Ekspor Buah LokalGubernur Bali terima kunjungan Konjen Tiongkok bahas pembangunan PSEL (ANTARA Bali/Ni Putu Putri Muliantari)

BALI - Hubungan antara Wayan Koster dan pemerintah Tiongkok semakin menunjukkan arah positif. Dalam pertemuan bersama Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Denpasar, Zhang Zhisheng, sejumlah kerja sama strategis dibahas mulai dari pengolahan sampah menjadi energi listrik, digitalisasi, hingga peluang ekspor buah khas Bali ke pasar Tiongkok.

Pertemuan tersebut berlangsung di Denpasar pada Kamis (14/5) dan menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan Bali dengan Tiongkok di berbagai sektor pembangunan. Dalam kesempatan itu, Zhang Zhisheng menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan infrastruktur dan pembangunan Bali dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga: JMFW 2026: Bangga Pakai Produk Lokal! UMKM Indonesia Siap Saingi Produk Asing dengan Kualitas Standar Ekspor

Menurutnya, perubahan yang terjadi di Bali terlihat cukup signifikan dibanding saat dirinya pertama kali bertugas dua tahun lalu. Ia menilai pembangunan jalan, fasilitas umum, hingga penataan wilayah menunjukkan kemajuan yang nyata. Selain itu, pihak Konsulat Tiongkok juga mengapresiasi penanganan keamanan warga negara asing yang dinilai semakin baik.

Salah satu pembahasan utama dalam pertemuan tersebut adalah proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Pemerintah Tiongkok disebut siap mendukung proyek tersebut melalui perusahaan Zhejiang Weiming yang dianggap memiliki pengalaman dalam pengelolaan proyek serupa di berbagai negara.

PSEL diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi persoalan sampah di Bali sekaligus membantu penyediaan energi. Pemerintah Provinsi Bali sendiri menargetkan proyek tersebut mulai memasuki tahap pembangunan dalam waktu dekat.

Baca juga: Antisipasi Gangguan Energi Primer, PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman di Lebaran 2023

Tak hanya membahas infrastruktur dan lingkungan, kedua pihak juga menyoroti potensi kerja sama di bidang ekonomi digital dan perdagangan. Zhang menilai Bali memiliki peluang besar dalam ekspor komoditas pertanian, khususnya buah tropis seperti manggis dan salak yang cukup diminati masyarakat Tiongkok.

Selain itu, sistem pembayaran digital berbasis QRIS antara Indonesia dan Tiongkok juga disebut semakin mempermudah transaksi wisatawan dan pelaku usaha lintas negara. Langkah ini dinilai dapat mendukung sektor pariwisata Bali yang selama ini menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan asal Tiongkok.

Sementara itu, Gubernur Koster menegaskan Bali membuka ruang kerja sama internasional yang memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat. Ia juga menyebut hubungan Bali dan Tiongkok telah terjalin cukup lama, termasuk melalui kedekatan budaya dan sektor pariwisata.

Baca juga: 7 Buah yang Bisa Meredakan Asam Urat secara Alami, Harus Kamu Tahu!

Koster berharap berbagai kolaborasi yang dibahas dapat memperkuat citra Bali sebagai destinasi dunia yang modern, bersih, dan berbasis teknologi, tanpa meninggalkan identitas budaya lokal yang selama ini menjadi daya tarik utama Pulau Dewata.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemprov Bali

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Bali dan Tiongkok Perkuat Kerja Sama, Koster Bahas PSEL hingga Ekspor Buah Lokal

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!