Kamis, 16 JULI 2026 • 10:50 WIB

HUT ke-54 ST Dwi Tunggal Jadi Momentum Regenerasi Pemuda dan Pelestarian Budaya di Badung

Author

Hut Ke-54 St. Dwi Tunggal Banjar Puseh Desa Adat Sading Wabup Bagus Alit Sucipta Tekankan Pentingnya Kebersamaan Dalam Berorganisasi (adm badung)

BALI - Semangat kebersamaan dan regenerasi mewarnai puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Sekaa Teruna (ST) Dwi Tunggal Banjar Puseh, Lingkungan Puseh Pengalasan, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Sabtu (11/7). Perayaan yang berlangsung hangat di Balai Banjar Puseh ini tidak hanya menjadi ajang syukuran atas perjalanan organisasi selama lebih dari lima dekade, tetapi juga menjadi simbol keberlanjutan peran generasi muda dalam menjaga identitas budaya Bali.

Acara dihadiri Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta bersama sejumlah tokoh, mulai dari perwakilan DPR RI, DPD RI, DPRD Kabupaten Badung, unsur Forkopimcam Mengwi, Bendesa Adat Sading, aparat keamanan, hingga para tokoh masyarakat setempat. Kehadiran berbagai elemen tersebut menunjukkan besarnya dukungan terhadap keberlangsungan organisasi kepemudaan berbasis adat di Kabupaten Badung.

Baca juga: Daftar Tempat Sewa Baju Adat Jambi Murah dan Kostum Karnaval Terdekat

Suasana perayaan semakin khidmat saat dilakukan prosesi pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas eksistensi ST Dwi Tunggal yang telah mengabdi selama 54 tahun. Selain itu, agenda penting lainnya berupa serah terima kepengurusan, pelantikan anggota baru, hingga penyerahan bendera organisasi menjadi penanda estafet kepemimpinan kepada generasi berikutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Badung turut memberikan apresiasi melalui bantuan dana kreativitas sebesar Rp20 juta yang diserahkan langsung oleh Wakil Bupati kepada Ketua ST Dwi Tunggal yang baru, I Made Adi Pradnya Dinata. Bantuan tersebut diharapkan mampu mendukung berbagai program kepemudaan sekaligus memperkuat aktivitas sosial dan budaya yang dijalankan organisasi.

Bagus Alit Sucipta menilai Sekaa Teruna memiliki posisi penting sebagai ruang pembinaan karakter generasi muda. Menurutnya, organisasi kepemudaan seperti ST Dwi Tunggal tidak hanya menjadi tempat mempererat solidaritas antaranggota, tetapi juga berperan menjaga kelestarian seni, adat, dan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Baca juga: Organisasi Jepang Gelar Sayembara Pencarian Rumah Angker di Indonesia, Hadiah Rp50 Juta

Ia pun mengajak seluruh anggota untuk terus mempertahankan semangat gotong royong, menjaga kekompakan, serta aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan semangat tersebut, Sekaa Teruna diyakini mampu melahirkan generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan tetap berakar pada nilai-nilai budaya Bali di tengah perkembangan zaman.

Sementara itu, Ketua ST Dwi Tunggal periode baru, I Made Adi Pradnya Dinata, mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia berkomitmen menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab melalui berbagai program yang dapat mempererat persaudaraan sekaligus meningkatkan kualitas organisasi selama lima tahun ke depan.

Baca juga: Auguste van Pers: Seniman yang “Capture” Hindia Belanda Lewat Litograf

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Badung yang selama ini konsisten memberikan dukungan terhadap kegiatan Sekaa Teruna. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan menjadi modal penting dalam menciptakan generasi muda yang kreatif, aktif, serta siap berpartisipasi dalam mendukung pembangunan daerah tanpa meninggalkan akar budaya dan tradisi yang menjadi identitas masyarakat Bali.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Badung

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU