Rekomendasi Pasar Hewan Terbesar di Bali, Lengkap dengan Jadwal Pasaran, Lokasi, dan Jenis Ternaknya
BALI - Bali tidak hanya terkenal dengan pantai dan destinasi wisatanya. Di balik ramainya sektor pariwisata, pulau ini juga memiliki sejumlah pasar hewan yang menjadi pusat aktivitas jual beli ternak. Pasar-pasar tersebut masih ramai dikunjungi peternak, pedagang, hingga masyarakat yang ingin membeli sapi, kambing, babi, maupun unggas dengan harga yang bersaing.
Keberadaan pasar hewan memiliki peran penting bagi perekonomian masyarakat, terutama di daerah pedesaan. Setiap hari pasaran, ratusan hingga ribuan ternak diperdagangkan. Selain menjadi tempat transaksi, pasar juga menjadi lokasi bertemunya para peternak untuk saling bertukar informasi mengenai harga ternak, kondisi pasar, hingga perkembangan usaha peternakan.
Baca juga: Menjelajahi Layanan Medis Hewan Terbaik: Panduan Memilih Petshop di Berbagai Wilayah Kota Jambi
Bagi masyarakat yang sedang mencari hewan kurban, bibit ternak, atau sekadar ingin mengetahui pusat perdagangan hewan di Bali, ada beberapa pasar yang patut dikunjungi. Salah satunya adalah Pasar Hewan Beringkit di Kabupaten Badung yang hingga kini masih menjadi pasar ternak terbesar di Pulau Dewata.
1. Pasar Hewan Beringkit, Badung
Pasar Hewan Beringkit di Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, menjadi pasar ternak terbesar di Bali. Pasar ini sudah beroperasi sejak puluhan tahun lalu dan masih menjadi pusat perdagangan ternak hingga sekarang.
Pada hari pasaran, ratusan pedagang datang membawa ternak dari berbagai daerah seperti Badung, Tabanan, Gianyar, Bangli, Karangasem, Buleleng, hingga Jembrana. Tidak sedikit pula pembeli dari luar daerah yang mencari sapi Bali karena kualitasnya dikenal baik.
Baca juga: Comic Frontier 22 Hadir di ICE BSD: Serunya Pasar Kreatif Terbesar yang Melibatkan 1.500 Circle!
Jenis hewan yang dijual cukup lengkap. Mulai dari sapi, kambing, babi, ayam kampung, bebek, hingga unggas lainnya. Selain membeli ternak, pengunjung juga bisa menemukan toko yang menjual pakan ternak, perlengkapan peternakan, dan kebutuhan pertanian.
Jadwal Pasaran Pasar Hewan Beringkit paling ramai pada Rabu dan Minggu. Aktivitas biasanya dimulai sejak subuh dan mencapai puncaknya pada pagi hari. Karena itu, pembeli disarankan datang lebih awal agar pilihan ternak masih banyak.
Lokasi Pasar Hewan Beringkit berada di Desa Mengwitani, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Dari pusat Kota Denpasar, perjalanan menuju pasar memerlukan waktu sekitar 30 menit dengan kendaraan pribadi. Lokasinya juga mudah ditemukan karena berada tidak jauh dari Terminal Mengwi.
Baca juga: Berawal dari Hobi, Pria Ini Kini Miliki Bisnis Ternak Kucing Ras Bernilai Tinggi
2. Pasar Hewan Rendang, Karangasem
Bagi masyarakat di wilayah timur Bali, Pasar Hewan Rendang menjadi pilihan untuk membeli maupun menjual ternak. Pasar ini banyak menjual sapi Bali dan kambing. Peternak dari Karangasem, Bangli, dan Klungkung rutin datang untuk bertransaksi, terutama pada hari pasaran. Keberadaan pasar ini memudahkan peternak karena tidak perlu pergi jauh ke Badung.
3. Pasar Hewan Kediri, Tabanan
Pasar Hewan Kediri juga menjadi salah satu pusat perdagangan ternak di Kabupaten Tabanan. Meski ukurannya lebih kecil dibanding Beringkit, pasar ini tetap ramai dikunjungi peternak lokal. Sapi dan kambing menjadi komoditas yang paling banyak dijual. Harga ternak di pasar ini juga cukup bersaing karena pembeli dapat bernegosiasi langsung dengan penjual.
4. Pasar Burung di Denpasar
Baca juga: Dokter Hewan Beberkan Cara Pembuatan Dry Food dan Manfaatnya bagi Kucing
Selain pasar ternak, Bali juga memiliki pasar khusus hewan peliharaan. Pasar Burung Sanglah dan Pasar Satria di Kota Denpasar menjadi tempat favorit pencinta burung. Di sini tersedia berbagai jenis burung hias, ayam hias, ikan hias, pakan, kandang, dan perlengkapan hewan lainnya.
Tips Membeli Ternak
Sebelum membeli ternak, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Baca juga: Jajanan Pasar Favorit, Lupis dengan Sirup Gula Merah yang Menggoda
- Datanglah pada pagi hari agar pilihan hewan masih banyak. Pastikan kondisi ternak sehat, aktif bergerak, dan tidak menunjukkan tanda-tanda sakit.
- Jangan lupa menanyakan asal ternak kepada penjual. Pembeli juga bisa menawar harga sebelum mencapai kesepakatan.
Pemeriksaan Kesehatan Tetap Dilakukan. Pemerintah bersama petugas kesehatan hewan terus melakukan pengawasan di sejumlah pasar ternak di Bali. Pemeriksaan kesehatan, penyemprotan disinfektan, dan pengawasan lalu lintas ternak dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit hewan seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Langkah tersebut dilakukan agar ternak yang diperdagangkan tetap sehat dan aman untuk masyarakat.
Baca juga: Wanita di China Meninggal usai Terinfeksi Flu Burung, Sempat Terpapar Unggas Hidup
Meski penjualan ternak kini juga dilakukan secara online, pasar hewan tradisional masih menjadi pilihan utama banyak peternak. Pembeli dapat melihat langsung kondisi ternak sebelum membeli. Selain itu, proses tawar-menawar membuat harga menjadi lebih kompetitif.
Bagi masyarakat yang ingin mencari sapi, kambing, atau ternak lainnya, Pasar Hewan Beringkit di Badung masih menjadi pilihan utama karena paling besar dan paling lengkap. Sementara itu, Pasar Hewan Rendang dan Pasar Hewan Kediri dapat menjadi alternatif bagi masyarakat di wilayah timur maupun barat Bali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber