Anjing Kintamani (bali.viva.co.id/Sevilla Elza Azzahra)
BALI - Pulau Bali selama ini lebih dikenal lewat pantai, budaya, dan tradisi spiritualnya. Namun di balik pesona wisata tersebut, Bali juga menyimpan kekayaan fauna yang sangat berharga. Beberapa satwa bahkan hanya dapat ditemukan secara alami di Pulau Dewata dan menjadi simbol penting bagi konservasi lingkungan Indonesia.
Sayangnya, sebagian hewan tersebut kini mulai langka akibat kerusakan hutan, perburuan liar, dan perubahan lingkungan. Karena itu, berbagai kawasan konservasi di Bali terus menjaga habitat satwa agar tetap aman. Berikut ini hewan khas dan langka Bali yang masih menjadi kebanggaan masyarakat hingga sekarang:
Baca juga: Hari Bumi 2026, Krisis Air dan Nasib Satwa Liar Jadi Sorotan Dunia
1. Jalak Bali
Hewan endemik paling terkenal di Bali adalah Jalak Bali atau Curik Bali. Burung ini memiliki bulu putih bersih, ujung sayap hitam, serta kulit biru di sekitar mata.
Jalak Bali hanya hidup alami di kawasan Bali Barat. Burung ini terkenal karena bentuknya cantik dan suaranya unik. Karena sangat langka, Jalak Bali sering menjadi incaran perdagangan ilegal.
Saat ini Jalak Bali masuk kategori satwa kritis atau hampir punah. Populasinya terus dijaga melalui program penangkaran dan pelepasliaran di kawasan Taman Nasional Bali Barat. Wisatawan bisa melihat Jalak Bali langsung di habitat aslinya melalui wisata pengamatan burung di Bali Barat.
2. Menjangan Bali
Baca juga: 20 Contoh Hewan Avertebrata: Ciri-Ciri dan Klasifikasi
Selain Jalak Bali, Bali juga terkenal dengan hewan menjangan atau rusa liar. Hewan ini banyak ditemukan di kawasan Taman Nasional Bali Barat dan Pulau Menjangan.
Menjangan memiliki tubuh ramping dengan warna cokelat terang. Pejantan biasanya mempunyai tanduk panjang bercabang yang digunakan saat musim kawin.
Hewan ini sering terlihat mencari makan di padang rumput dan hutan savana. Menjangan termasuk hewan pemalu sehingga wisatawan biasanya hanya dapat melihatnya dari kejauhan. Nama Pulau Menjangan di Bali juga berasal dari banyaknya rusa liar yang dahulu hidup di kawasan tersebut.
3. Anjing Kintamani
Bali juga memiliki hewan khas berupa Anjing Kintamani. Anjing ini berasal dari daerah pegunungan Kintamani, Kabupaten Bangli. Anjing Kintamani memiliki bulu lebat, telinga tegak, dan tubuh yang cukup besar. Warna bulunya biasanya putih, krem, atau cokelat muda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Traveloka