Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 16 MARET 2026 • 14:45 WIB

Bingung Seharian di Buleleng Ngapain? Yuk Intip Rute Wisata Lengkap dari Sarapan hingga Belanja Oleh-oleh

Bingung Seharian di Buleleng Ngapain? Yuk Intip Rute Wisata Lengkap dari Sarapan hingga Belanja Oleh-olehLovina Beach Club & Resort (tripadvisor.co.id)

BALI - Kabupaten Buleleng di Bali Utara sering dianggap sebagai hidden gem bagi wisatawan yang ingin menikmati sisi Bali yang lebih tenang. Berbeda dengan kawasan selatan seperti Kuta atau Seminyak yang ramai, wilayah ini menawarkan kombinasi wisata alam, sejarah, budaya, hingga kuliner lokal yang autentik. Dengan luas wilayah sekitar 1.364 km², Buleleng juga menjadi kabupaten terbesar di Bali dengan ibu kota di Singaraja.

Meski luas, wisatawan yang hanya memiliki waktu singkat misalnya transit atau kunjungan singkat 24 jam, tetap bisa menjelajahi beberapa destinasi utama secara efisien. Dengan perencanaan rute yang tepat, sehari di Buleleng dapat diisi mulai dari kuliner pagi, wisata sejarah, hingga menikmati suasana malam khas Bali Utara.

Baca juga: Kapan Waktu Terbaik ke Chongqing? Ini Panduan Cuaca dan Musim dan Tempat Wisata Populernya

  • Pagi Hari: Sarapan Kuliner Legendaris Singaraja

Perjalanan ideal dimulai sekitar pukul 07.00 WITA di pusat kota Singaraja. Kota ini memiliki sejarah panjang sebagai pusat pemerintahan Bali pada masa kolonial Belanda dan sebelumnya menjadi pusat Kerajaan Buleleng.

Untuk sarapan, wisatawan dapat mencoba salah satu kuliner paling ikonik di kawasan ini, yaitu Siobak Singaraja. Hidangan ini merupakan perpaduan budaya Bali dan Tionghoa yang telah hadir sejak tahun 1960-an. Menu utamanya berupa potongan daging babi, kulit, dan jeroan yang dimasak dengan rempah dan kecap, lalu disajikan dengan kuah kental serta pelengkap seperti kerupuk kulit dan acar.

Cita rasa gurih dan bumbu yang kuat membuat hidangan ini menjadi favorit warga lokal sekaligus wisatawan. Selain siobak, beberapa warung lokal juga menyediakan menu khas Bali seperti nasi campur atau ayam betutu yang cocok dijadikan sarapan sebelum memulai perjalanan.

Sarapan di pusat kota juga memberi kesempatan bagi wisatawan untuk melihat aktivitas pagi masyarakat Singaraja yang relatif santai dibanding kota wisata Bali lainnya.

  • Pagi Menjelang Siang: Wisata Alam Ikonik Bali Utara

Setelah sarapan, sekitar pukul 08.30–09.00 WITA, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menuju kawasan pantai di Lovina yang berjarak sekitar 15–20 menit dari Singaraja.

  • Lovina Beach

Pantai ini dikenal sebagai salah satu ikon pariwisata Bali Utara. Selain pantainya yang relatif tenang, Lovina terkenal dengan aktivitas melihat lumba-lumba di laut pada pagi hari. Kawasan ini terletak sekitar 9 kilometer di barat Singaraja dan menjadi destinasi favorit wisatawan yang ingin menikmati suasana pantai yang lebih santai dibanding Bali Selatan.

Baca juga: Rekomendasi Tempat Wisata Lebaran 2026: Nikmati Libur Idulfitri bersama Orang Terkasih

Selain menyaksikan lumba-lumba, wisatawan juga bisa berjalan santai di sepanjang pantai, menikmati udara laut, atau mencoba snorkeling di perairan yang cukup tenang.

Jika waktu memungkinkan, perjalanan juga bisa dilanjutkan menuju salah satu air terjun populer di Bali Utara.

  • Sekumpul Waterfall

Air terjun ini sering disebut sebagai salah satu yang paling indah di Bali. Terdapat beberapa aliran air yang jatuh dari tebing tinggi di tengah hutan tropis, menciptakan panorama alam yang sangat dramatis.

Namun karena lokasinya cukup jauh dari pusat kota, wisatawan dengan waktu sangat terbatas biasanya memilih menikmati kawasan Lovina saja sebelum melanjutkan itinerary.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Bingung Seharian di Buleleng Ngapain? Yuk Intip Rute Wisata Lengkap dari Sarapan hingga Belanja Oleh-oleh

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!