BALI - Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, turun langsung meninjau pengerjaan sejumlah proyek jalan strategis di Kecamatan Selat, Selasa (19/5). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai rencana sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Beberapa ruas jalan yang menjadi fokus peninjauan di antaranya jalur Griana Kangin–Perangsari, Griana Kauh–Sukaluwih, serta ruas Padangaji. Ketiga akses tersebut dinilai memiliki peranan penting dalam menunjang aktivitas warga sehari-hari, terutama untuk memperlancar distribusi hasil pertanian dan meningkatkan konektivitas antarwilayah di pedesaan.
Baca juga: Ruas Jalan Bumidaya–Trimomukti Sepanjang 8 Km Diresmikan, Sempat Viral Jadi Kolam Ikan
Dalam kunjungannya, Bupati Parwata menyampaikan bahwa pembangunan jalan tidak hanya dipandang sebagai proyek fisik semata. Menurutnya, infrastruktur yang baik menjadi bagian penting dalam meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan kemudahan akses masyarakat, khususnya di daerah yang aktivitas ekonominya bergantung pada sektor pertanian.
Ia menegaskan, pemerintah daerah ingin memastikan setiap proses pengerjaan dilakukan dengan kualitas yang baik dan selesai tepat waktu. Dengan demikian, hasil pembangunan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang tanpa menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.
“Kami ingin pembangunan ini benar-benar berkualitas sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung,” ujarnya di sela peninjauan lapangan.
Pembangunan jalan tersebut juga menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Karangasem dalam mempercepat pemerataan infrastruktur hingga ke wilayah desa. Kehadiran jalan yang layak dinilai mampu mendukung mobilitas warga, mempercepat akses transportasi, hingga membuka peluang pertumbuhan ekonomi lokal.
Baca juga: Banjir Jakarta Berangsur Surut, 16 RT dan Dua Ruas Jalan Masih Tergenang
Selain meninjau kondisi proyek, Bupati juga berdialog dengan sejumlah pekerja dan masyarakat sekitar untuk mendengar langsung perkembangan pengerjaan di lapangan. Dari laporan yang diterima, progres pembangunan menunjukkan hasil positif. Bahkan beberapa titik pengerjaan disebut mengalami percepatan dibandingkan target awal yang telah ditentukan.
Total anggaran yang dialokasikan untuk proyek rekonstruksi jalan di kawasan tersebut mencapai lebih dari Rp5,4 miliar. Anggaran itu digunakan untuk meningkatkan kualitas jalan agar lebih aman dan nyaman dilalui masyarakat.
Warga setempat menyambut baik perhatian pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur desa. Mereka berharap perbaikan jalan ini nantinya mampu memperlancar aktivitas sehari-hari, terutama saat mengangkut hasil panen maupun mendukung akses pendidikan dan layanan kesehatan.
Baca juga: Rano Karno Akui Adanya Penundaan Pembangunan Kantor Satpol PP karena Adanya Efisiensi
Melalui peninjauan langsung tersebut, Pemerintah Kabupaten Karangasem ingin memastikan setiap program pembangunan berjalan optimal dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Karangasem