Senin, 23 FEBRUARI 2026 • 12:10 WIB

Grand Final TTD 2026: Ajang Lahirkan Duta Muda Berintegritas untuk Denpasar

Author

Dari Grand Final Pemilihan TTD 2026 Kadek Refan Resepiyan Artadhi dan Wayan Inggi Pratiwi Sukses Sabet Gelar Teruna-Teruni Denpasar 2026 (humasdps)

BALI - Grand Final ajang Teruna Teruni Denpasar (TTD) 2026 berlangsung meriah di Gedung Dharma Negara Alaya, Sabtu (21/2) malam. Atmosfer kompetisi sekaligus perayaan kreativitas generasi muda terasa begitu kental sejak awal acara dimulai. Deretan undangan penting turut hadir memberikan dukungan langsung, di antaranya Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya beserta Ny. I Gusti Ayu Putu Suwandewi Eddy Mulya, serta sejumlah tokoh dan tamu undangan lainnya.

Sebanyak 10 pasang finalis terbaik tampil percaya diri di hadapan dewan juri dan para hadirin. Mereka merupakan peserta yang telah melalui proses seleksi panjang sejak Januari 2026. Pada malam puncak itu, masing-masing finalis menyampaikan gagasan, pandangan, serta komitmen mereka terkait peran generasi muda dalam memajukan pariwisata dan kebudayaan Kota Denpasar. Setiap narasi yang dibawakan mencerminkan kesiapan mereka untuk menjadi representasi anak muda yang tak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter.

Baca juga: Dukcapil Jakarta Pusat Gelar Sosialisasi di SMKN 44: Siapkan Generasi Muda Tertib Administrasi Sejak Dini

Setelah melalui penilaian ketat, terpilih tiga pasang finalis yang melaju ke babak tiga besar. Di tahap inilah ketegangan semakin terasa. Para finalis harus menjawab pertanyaan langsung yang diberikan oleh Wakil Wali Kota Denpasar kepada finalis Teruna, sementara pertanyaan untuk finalis Teruni disampaikan oleh Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa. Jawaban yang lugas, kritis, dan penuh keyakinan menjadi penentu akhir sebelum dewan juri menetapkan pemenang.

Malam itu, Kadek Refan Resepiyan Arthadi dan Wayan Inggi Pratiwi resmi dinobatkan sebagai Winner atau Juara I Teruna Teruni Denpasar Tahun 2026. Keduanya dinilai mampu menunjukkan perpaduan antara intelektualitas, kepribadian yang matang, serta visi yang jelas dalam membawa nama Denpasar sebagai kota kreatif berbasis budaya.

Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam sambutan yang ditayangkan melalui video menyampaikan bahwa ajang TTD bukan sekadar kompetisi tahunan. Menurutnya, pemilihan Teruna Teruni Denpasar merupakan momentum strategis untuk menyiapkan generasi muda yang siap menjadi duta wisata dan budaya kota. Ia berharap para pemenang dan finalis dapat menjadi contoh positif di tengah masyarakat, sekaligus berperan aktif menjaga nilai-nilai luhur yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Ia menekankan bahwa integritas dan kepedulian terhadap budaya menjadi fondasi utama yang harus dimiliki para Teruna Teruni. Tidak cukup hanya tampil menarik di atas panggung, mereka juga dituntut memiliki wawasan luas, kemampuan komunikasi yang baik, serta kepekaan sosial dalam menghadapi dinamika perkembangan zaman.

Sementara itu, Ketua Pemilihan Teruna Teruni Denpasar 2026, I Gusti Ngurah Agung Dhanu Pranadhitya, menjelaskan bahwa antusiasme peserta tahun ini cukup tinggi. Tercatat sebanyak 111 pendaftar mengikuti tahap awal seleksi. Dari jumlah tersebut, panitia melakukan penyaringan melalui beberapa tahap hingga tersaring 20 besar, kemudian 10 besar yang tampil di babak final.

Sepuluh finalis tersebut telah menjalani rangkaian kegiatan komprehensif, mulai dari pra-karantina, sesi pemotretan resmi, program eksplorasi potensi Kota Denpasar, tes esai, uji bakat, wawancara mendalam, pre-elimination show, hingga masa karantina sebelum grand final. Seluruh proses dirancang untuk menguji kualitas peserta secara menyeluruh, baik dari sisi wawasan, karakter, maupun kemampuan public speaking.

Baca juga: Lindungi Generasi Muda, Pemkot Ternate Terapkan Aturan Jam Malam

Dhanu juga mengulas tema TTD 2026, yakni “Tejakshita Anderpati”. Ia menjelaskan bahwa frasa tersebut memiliki makna filosofis yang mendalam. Teja melambangkan api, Akshita berarti abadi, dan Anderpati bermakna keberanian. Secara keseluruhan, tema ini menggambarkan semangat generasi muda Denpasar yang menyala tanpa henti, berpadu dengan keberanian serta integritas dalam berkarya dan mengabdi.

Melalui ajang ini, diharapkan para yowana Denpasar mampu menjadi cahaya yang menerangi upaya pelestarian seni dan budaya adiluhung kota. Lebih dari sekadar gelar, Teruna Teruni Denpasar 2026 diharapkan menjadi representasi energi baru yang siap membawa Denpasar semakin dikenal sebagai kota yang modern tanpa kehilangan akar tradisinya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Denpasar

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU