Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 19 MEI 2026 • 15:45 WIB

Sambut HUT Kota Bangli ke-822, PKK Ajak Perempuan Peduli Kesehatan Reproduksi

Sambut HUT Kota Bangli ke-822, PKK Ajak Perempuan Peduli Kesehatan ReproduksiWujudkan Generasi Emas 2045, TP PKK Bangli Gelar Literasi Kesehatan Ibu dan Pencegahan Kanker Serviks (adm bangli)

BALI - Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun Kota Bangli ke-822, Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangli menggelar kegiatan literasi kesehatan ibu yang dipusatkan di Gedung Bukti Mukti Bhakti, Kantor Bupati Bangli, Rabu (13/5).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Perempuan Sehat dan Berdaya, Cegah Kanker Serviks Menuju Indonesia Emas 2045” dan dihadiri berbagai organisasi perempuan, kepala OPD terkait, hingga pengurus TP PKK dari tingkat kecamatan dan desa/kelurahan se-Kabupaten Bangli.

Baca juga: Sering Diabaikan, Kebiasaan Simpel Ini Disebut Bisa Bantu Turunkan Risiko Kanker

Ketua TP PKK Kabupaten Bangli, Ny. Sariasih Sedana Arta, saat membuka acara menyampaikan bahwa perempuan memiliki peranan penting dalam menciptakan keluarga yang sehat dan berkualitas. Menurutnya, kesehatan ibu menjadi fondasi utama dalam membangun generasi masa depan yang kuat dan berdaya saing.

Ia menilai, kesadaran terhadap kesehatan reproduksi masih perlu terus ditingkatkan, terutama terkait pencegahan kanker serviks yang hingga kini masih menjadi salah satu penyakit berisiko bagi perempuan. Edukasi sejak dini, penerapan pola hidup sehat, vaksinasi HPV, serta pemeriksaan rutin seperti IVA Test dan Pap Smear disebut menjadi langkah penting untuk menekan risiko penyakit tersebut.

“Perempuan bukan hanya menjaga dirinya sendiri, tetapi juga menjadi sumber edukasi kesehatan di dalam keluarga,” ujarnya di hadapan peserta kegiatan.

Baca juga: Rajin Olahraga Bisa Bantu Turunkan Risiko Kanker? Ini Penjelasan yang Jarang Disadari Banyak Orang

Acara literasi kesehatan ini juga menghadirkan narasumber ahli, dr. I Made Pasek Soma Gauthama. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa vaksin HPV kini telah masuk dalam program imunisasi nasional sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan tersebut dengan dukungan pemerintah.

Ia menyebutkan vaksin HPV paling efektif diberikan pada usia 9 hingga 14 tahun, namun perempuan hingga usia 45 tahun juga tetap dapat memperoleh manfaat perlindungan dari vaksin tersebut. Selain vaksinasi, masyarakat juga didorong melakukan skrining kesehatan secara berkala.

Menurutnya, metode pemeriksaan DNA HPV memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dibandingkan metode konvensional dan menjadi salah satu upaya penting untuk mendukung target eliminasi kanker serviks nasional pada tahun 2030.

Selain fokus pada kesehatan perempuan, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan alat vacuum sealer kepada kelompok binaan PKK. Bantuan itu diberikan guna mendukung pelatihan pengolahan produk berbahan dasar babi sebagai bagian dari penguatan ekonomi keluarga.

Baca juga: Sering Begadang Demi Scroll TikTok atau Netflix? Hati-Hati, Dampaknya Bisa Picu Risiko Kanker!

Di akhir acara, Ny. Sariasih Sedana Arta berharap seluruh peserta dapat menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing serta terus menggerakkan 10 Program Pokok PKK demi terciptanya keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Bangli

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sambut HUT Kota Bangli ke-822, PKK Ajak Perempuan Peduli Kesehatan Reproduksi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!