Senin, 18 MEI 2026 • 09:15 WIB

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Bali Utara, RSUD Buleleng Siapkan Penataan Besar

Author

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Bali Utara, RSUD Buleleng Fokus Penataan dan Revitalisasi (adm buleleng)

BALI - RSUD Kabupaten Buleleng terus melakukan pembenahan fasilitas dan penguatan layanan kesehatan guna meningkatkan cakupan pelayanan masyarakat di wilayah Bali Utara. Upaya tersebut disampaikan Direktur RSUD Buleleng, dr. Ketut Suteja Wibawa, dalam dialog interaktif bertema penataan rumah sakit untuk mendukung layanan kesehatan yang lebih optimal.

Dalam pemaparannya, dr. Ketut Suteja menjelaskan bahwa RSUD Buleleng kini memegang peran penting sebagai rumah sakit pendidikan utama bagi Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Ganesha atau Undiksha. Dengan status tersebut, rumah sakit tidak hanya menjadi pusat pelayanan kesehatan masyarakat, tetapi juga tempat pendidikan serta pengembangan tenaga medis di kawasan Bali Utara.

Baca juga: Menunggu Keluarga di RSUD Wonosobo, Cewek Ini Tak Sengaja Rekam Suara Pasien yang Sedang Sakaratul Maut

Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penguatan sumber daya manusia, peningkatan fasilitas, hingga pembaruan sistem pelayanan yang lebih modern dan terintegrasi.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian saat ini adalah keterbatasan ruang operasi di tengah meningkatnya jumlah pasien, terutama pasien rujukan dari rumah sakit tipe C di Bali Utara. Tingginya kebutuhan tindakan bedah membuat kapasitas ruang operasi yang tersedia dinilai belum mampu menampung seluruh kebutuhan pelayanan secara maksimal.

Selain itu, beberapa gedung pelayanan yang telah berusia lama juga direncanakan untuk direvitalisasi agar lebih layak dan nyaman bagi pasien maupun tenaga kesehatan. Penataan gedung dilakukan dengan konsep integrasi layanan sehingga proses pelayanan dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan efisien.

Baca juga: Menkes Minta Daerah Bereskan Permainan Pengadaan Obat RSUD di Bengkulu

“Pelayanan kesehatan harus mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat. Karena itu, pembenahan sarana, prasarana, dan kualitas SDM menjadi prioritas kami,” ujar dr. Suteja.

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, RSUD Buleleng juga terus meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan melalui berbagai pelatihan dan pendidikan lanjutan. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung pelayanan berbasis kompetensi dan profesionalisme.

Saat ini, RSUD Buleleng telah memiliki 23 poliklinik dengan sejumlah layanan unggulan, salah satunya Cath Lab atau layanan pemasangan ring jantung. Rumah sakit juga mulai menerapkan sistem digitalisasi rekam medis yang terintegrasi guna mempermudah akses dan pencatatan data pasien, baik untuk layanan rawat jalan maupun rawat inap.

Di sisi lain, peningkatan kualitas komunikasi petugas juga menjadi perhatian manajemen rumah sakit. Seluruh staf, terutama yang bertugas di unit gawat darurat dan layanan front office, diberikan pelatihan komunikasi efektif agar mampu memberikan pelayanan yang cepat, ramah, dan responsif terhadap kebutuhan pasien.

Baca juga: Belum Dianggap Layanan Dasar, Penyebab Transportasi Publik Kerap Terabaikan

Melalui berbagai pembenahan tersebut, RSUD Buleleng diharapkan mampu menjadi rumah sakit rujukan yang semakin modern dan representatif bagi masyarakat Bali Utara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Buleleng

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU