Bupati Kembang Hartawan Antar Keberangkatan Jamaah Haji Jembrana dengan Fasilitas Lebih Lengkap
BALI - Pemerintah Kabupaten Jembrana secara resmi melepas keberangkatan 90 Calon Jamaah Haji (CJH) tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di halaman Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno, Jumat (8/5). Prosesi pelepasan dipimpin langsung oleh Bupati Jembrana, Kembang Hartawan, dan berlangsung penuh haru dengan dihadiri keluarga jamaah serta jajaran pemerintah daerah.
Pada musim haji tahun ini, Pemkab Jembrana menambah dukungan pelayanan bagi para jamaah. Selain menyediakan transportasi bus menuju Surabaya, pemerintah daerah juga memberikan bantuan biaya akomodasi menginap satu malam di hotel sebelum jamaah memasuki asrama haji.
Baca juga: Viral Jemaah Haji Lansia Panik di Pesawat, Minta Turun untuk Beri Makan Ayamnya
Dalam sambutannya, Bupati Kembang Hartawan menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang akan menunaikan ibadah di Tanah Suci. Ia berharap para jamaah dapat menjalani perjalanan dengan nyaman dan lebih fokus mempersiapkan ibadah.
“Yang terpenting bukan besar kecil bantuan yang diberikan, tetapi bagaimana pemerintah hadir mendampingi masyarakat. Kami ingin seluruh jamaah berangkat dengan hati tenang dan penuh kebahagiaan,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Kembang Hartawan juga menerima penghargaan sebagai Duta Sahabat Haji dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bali. Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi nyata dan dukungan pemerintah daerah terhadap pelayanan jamaah haji asal Jembrana.
Selain melepas keberangkatan jamaah, Bupati turut berpesan agar seluruh CJH menjaga kesehatan, kekompakan, dan nama baik daerah selama berada di Tanah Suci. Ia berharap jamaah asal Jembrana dikenal sebagai pribadi yang disiplin, ramah, dan menjunjung tinggi toleransi.
Baca juga: Jelang Haji 2026, Mekkah Terlihat Lengang dan Disebut Hanya Dihuni “Pemain Inti”
Bupati juga menitipkan doa agar masyarakat Jembrana selalu diberikan kesehatan, kesejahteraan, dan keharmonisan. Menurutnya, doa dari para jamaah di Tanah Suci diharapkan membawa keberkahan bagi daerah.
Berdasarkan data panitia, 90 jamaah haji asal Jembrana terdiri dari 46 laki-laki dan 44 perempuan. Kecamatan Negara menjadi wilayah dengan jumlah jamaah terbanyak yakni 38 orang, disusul Melaya sebanyak 27 orang, Jembrana 12 orang, Mendoyo 11 orang, serta Pekutatan 2 orang.
Jamaah termuda tercatat atas nama Junda Fajlurrohman Izzudin berusia 27 tahun, sedangkan jamaah tertua adalah Sakdan yang berusia 84 tahun. Keduanya berasal dari Kecamatan Melaya.
Rombongan jamaah yang tergabung dalam Kloter 70 SUB dijadwalkan memasuki Asrama Haji Sukolilo pada Sabtu, 9 Mei 2026. Untuk mendukung kelancaran perjalanan, Pemkab Jembrana menyiapkan tiga unit bus yang seluruh pembiayaannya ditanggung melalui APBD.
Baca juga: Kapan Lebaran Haji 2026? Ini Jadwal Lengkap Idul Adha dan Cuti Bersamanya
Sementara itu, tingginya minat masyarakat Jembrana untuk menunaikan ibadah haji tercermin dari jumlah antrean yang kini mencapai 2.684 orang dengan masa tunggu sekitar 29 tahun. Kondisi tersebut dinilai menjadi indikator meningkatnya kesadaran religius sekaligus membaiknya kondisi ekonomi masyarakat di Kabupaten Jembrana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Jembrana