Senin, 04 MEI 2026 • 10:05 WIB

Road to Balinale 2026 Resmi Dimulai, Denpasar Perkuat Pariwisata Berbasis Kreativitas

Author

Sekda Eddy Mulya Berharap Balinale Jadi Magnet Wisatawan ke Kota Denpasar (humasdps)

BALI -  Atmosfer semarak mulai terasa menjelang perhelatan Bali International Film Festival 2026 atau Balinale. Rangkaian kegiatan pembuka bertajuk “Road to Balinale 2026” digelar di kawasan Bali Beach Garden Terrace, The Meru Sanur, pada Kamis (30/4) malam. Acara ini menjadi ajang pemanasan sekaligus ruang interaksi antara pelaku industri kreatif dan pemangku kepentingan pariwisata.

Pemerintah Kota Denpasar turut menunjukkan dukungan nyata melalui kehadiran Sekretaris Daerah I Gusti Ngurah Eddy Mulya, yang didampingi Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Anak Agung Ngurah Mahendra Putra. Sejumlah tokoh penting juga tampak hadir, di antaranya Konsulat Jenderal Australia Jo Stevens serta Direktur Festival Balinale, Deborah Gabinetti.

Baca juga: Indonesia-Thailand Perbarui Kerja Sama Ekonomi Kreatif: Perkuat Produk Halal, Film, dan Gim

Dalam sambutannya, Eddy Mulya menegaskan bahwa festival film internasional tidak hanya berfungsi sebagai hiburan semata, tetapi juga memiliki peran strategis dalam menarik wisatawan dengan minat yang lebih beragam. Menurutnya, jenis wisatawan yang hadir dalam ajang seperti ini cenderung mencari pengalaman yang lebih mendalam mulai dari eksplorasi budaya hingga apresiasi terhadap karya seni sinema dari berbagai negara.

Ia menekankan bahwa kualitas wisatawan menjadi faktor penting dalam pengembangan pariwisata ke depan. Oleh karena itu, Balinale dinilai mampu menghadirkan segmen pengunjung yang sesuai dengan visi pembangunan pariwisata berkelanjutan di Denpasar.

Lebih lanjut, pemerintah daerah berkomitmen untuk terlibat aktif dalam penguatan ekosistem ekonomi kreatif. Eddy Mulya menyebutkan bahwa investasi pada sumber daya manusia kreatif seperti sineas muda, seniman, dan komunitas budaya merupakan langkah strategis untuk masa depan industri pariwisata.

Baca juga: Kalahkan Film Action! Angkatan Laut Meksiko Sita Kapal Selam Narkoba Bermuatan 4 Ton Kokain

Sementara itu, Deborah Gabinetti menjelaskan bahwa Road to Balinale bukan sekadar kegiatan promosi, melainkan ruang kolaborasi yang mempertemukan komunitas lokal dengan pelaku industri film internasional. Dengan konsep santai di tepi pantai Sanur, acara ini dirancang untuk membangun koneksi dan pertukaran ide secara lebih akrab.

Balinale ke-19 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 7 Juni 2026. Festival ini akan menayangkan sekitar 100 film dari 35 negara, termasuk puluhan penayangan perdana tingkat dunia, internasional, dan Asia.

Tak hanya menghadirkan pemutaran film, Balinale juga menyuguhkan program pengembangan talenta, salah satunya “Art of the Score” yang digagas bersama The Juilliard School. Program ini membuka peluang kolaborasi antara sineas global dan mahasiswa musik visual dalam menciptakan karya lintas disiplin.

Baca juga: Pengertian Resensi, Tujuan, Struktur, dan Contoh Buku atau Film

Dengan rangkaian program yang semakin beragam, Balinale 2026 diharapkan tidak hanya memperkuat posisi Bali sebagai destinasi wisata dunia, tetapi juga sebagai pusat kreativitas dan industri film internasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Denpasar

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU