Kamis, 30 APRIL 2026 • 12:25 WIB

Dorong Budaya K3, Disnaker Gianyar Gelar Sosialisasi dan Tes Urine bagi Pekerja

Author

Perkuat Pencegahan Narkoba Di Tempat Kerja, Pemkab Gianyar Gelar Sosialisasi Dan Tes Urine (adm gianyar)

BALI - Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Tenaga Kerja terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan kerja. Salah satu langkah konkret dilakukan dengan menggelar sosialisasi sekaligus deteksi dini melalui tes urine yang berlangsung di Hotel Como Shambhala Estate, Payangan, pada Senin (27/4). Kegiatan ini diikuti sekitar 50 pekerja dari berbagai perusahaan yang beroperasi di wilayah Gianyar.

Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026. Mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja”, kegiatan ini juga membawa semangat kebersamaan melalui tagline “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama” sebagaimana diarahkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Baca juga: Aset Keluarga Bandar Narkoba Koh Erwin Disita Bareskrim, Nilainya Capai Rp15,3 Miliar

Selain memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba, kegiatan ini juga menitikberatkan pada langkah preventif melalui pemeriksaan urine. Hal ini dinilai penting sebagai bagian dari implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) agar tercipta suasana kerja yang aman, sehat, dan produktif.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar, I Gede Suardana Putra, menegaskan bahwa ancaman narkoba tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga berpotensi merusak produktivitas dan stabilitas dunia kerja. Ia mendorong perusahaan-perusahaan di Gianyar untuk mulai mengintegrasikan tes urine sebagai bagian dari kebijakan internal yang berkelanjutan.

Menurutnya, komitmen bersama antara pemerintah, pelaku usaha, dan pekerja sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari penyalahgunaan zat terlarang. Upaya tersebut juga diperkuat melalui surat edaran Sekretaris Daerah yang mengimbau perusahaan agar aktif menjalankan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Baca juga: Selain Narkoba, Bareskrim Jerat Eks Kapolres Bima AKBP Didik Tersangka Pencucian Uang

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gianyar, I Komang Alit Adnyana, menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor. Ia menyebut bahwa pencegahan narkoba tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, termasuk masyarakat dan dunia usaha.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari kalangan pekerja. Ketua Federasi Serikat Pekerja Pariwisata, I Gede Oka Budhiartawan, menyambut baik pelaksanaan sosialisasi dan tes urine tersebut. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga menjadi bentuk perlindungan bagi pekerja.

Dalam kegiatan tersebut, narasumber dari BNN Kabupaten Gianyar turut memberikan pemaparan terkait program P4GN serta melakukan pemeriksaan terhadap peserta. Hasilnya, seluruh pekerja yang mengikuti tes dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba.

Baca juga: Dari Rokok ke Narkoba: Bahaya Tersembunyi di Balik Asap yang Dianggap Sepele

Capaian ini menjadi sinyal positif dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sekaligus mendukung terwujudnya tenaga kerja yang sehat, produktif, dan berdaya saing di Kabupaten Gianyar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Gianyarkab.go.id

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU