Selasa, 28 APRIL 2026 • 11:30 WIB

Semangat Bela Negara Menguat di Buleleng, Pemuda Siap Aksi Nyata

Author

Semangat Kebangsaan Menggema di Buleleng, Pemuda Didorong Jadi Motor Perubahan (adm buleleng)

BALI - Semangat nasionalisme dan dedikasi terhadap bangsa kembali digaungkan dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-55 Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi Bali yang dirangkaikan dengan satu tahun berdirinya DPD Forum Bela Negara Republik Indonesia Kabupaten Buleleng. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Kesenian Gde Manik, Singaraja, pada Senin (27/4), dengan menghadirkan berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan.

Dalam sambutan Bupati Buleleng yang dibacakan oleh Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Buleleng, Nyoman Widiartha, ditegaskan bahwa generasi muda memiliki peran vital dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Ia menilai tema sarasehan yang diangkat sangat relevan, terutama terkait isu pengelolaan sampah, pembentukan Koperasi Merah Putih, serta gagasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca juga: Pengertian Bela Negara dan Bentuk hingga Wujud Penerapannya!

Persoalan sampah, menurutnya, kini menjadi isu krusial yang memerlukan sinergi berbagai pihak. Ia mendorong PPM agar tidak hanya menjadi organisasi simbolis, tetapi mampu tampil sebagai penggerak dalam memberikan edukasi, melakukan aksi nyata di lapangan, hingga mengawal kebijakan lingkungan.

Selain itu, pembentukan Koperasi Merah Putih dipandang sebagai langkah strategis dalam memperkuat perekonomian berbasis masyarakat. Konsep gotong royong yang menjadi fondasi koperasi diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi dengan pengelolaan yang profesional dan berkelanjutan.

Sementara itu, Program Makan Bergizi Gratis dinilai sebagai investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi unggul. Pemerintah daerah menyatakan kesiapannya untuk mengkaji serta mendukung program-program yang berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Baca juga: Bung Karno Market 2025: Liburan Seru, Edukatif, dan Penuh Nasionalisme di Tengah Jakarta

“Kami berharap forum ini tidak berhenti pada diskusi, tetapi melahirkan solusi konkret yang bisa langsung dirasakan masyarakat,” ujar Widiartha.

Di sisi lain, sambutan Gubernur Bali yang disampaikan oleh Kepala Kesbangpol Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Wiryanata, menekankan bahwa usia 55 tahun PPM mencerminkan kematangan organisasi yang telah teruji menghadapi berbagai dinamika. Ia mengapresiasi konsistensi PPM dalam menjaga semangat perjuangan di tengah arus globalisasi.

Menurutnya, PPM memiliki tanggung jawab moral untuk terus menjaga nilai-nilai kebangsaan agar tetap hidup di tengah masyarakat. Peran ini sejalan dengan visi pembangunan Bali melalui konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang menitikberatkan pada harmoni antara manusia, alam, dan budaya.

Baca juga: 17 Caption Singkat Hari Kebangkitan Nasional 2025 yang Bikin Semangat Nasionalisme Makin Bangkit

Momentum peringatan ini pun diharapkan menjadi ajang konsolidasi sekaligus kebangkitan organisasi. PPM didorong untuk tidak sekadar menjadi penonton, melainkan berperan aktif sebagai agen perubahan yang kritis dan solutif di tengah transformasi zaman.

Pemerintah Provinsi Bali juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan organisasi kepemudaan dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat persatuan, serta mendorong kemajuan daerah. Peringatan ini pun menjadi refleksi sekaligus penguatan tekad bersama dalam membangun Bali yang maju, berkarakter, dan berlandaskan nilai kebangsaan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Buleleng

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU