BALI - Festival Seni, Adat, dan Budaya Kecamatan Sukasada (Festasada) 2026 resmi ditutup dengan suasana meriah di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Bung Karno, Sukasada, Minggu malam (19/4). Mengusung tema “Abhyudaya”, festival yang berlangsung selama tiga hari ini berhasil menjadi wadah ekspresi seni sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat setempat.
Malam penutupan dipenuhi antusiasme warga yang memadati area panggung utama. Berbagai pertunjukan seni ditampilkan secara apik, salah satunya Tari Kebesaran Winayaka yang dibawakan oleh Komunitas Temblelung SMKN 1 Sukasada. Penampilan ini mencuri perhatian berkat gerakan yang energik serta sarat nilai filosofis, sehingga mendapat sambutan hangat berupa tepuk tangan dari para penonton.
Baca juga: Wagub Rano Karno Optimistis Jakarta Youth Film Festival 2026 Jadi Role Model Sineas Nasional
Tidak kalah menarik, tradisi Burdah dari Desa Pegayaman turut dihadirkan sebagai bagian dari rangkaian acara. Pertunjukan ini menjadi simbol kekayaan akulturasi budaya di Buleleng, memadukan unsur religius dengan seni tradisional yang khas. Nuansa sakral yang ditampilkan mampu menghadirkan suasana khidmat, sekaligus memberikan pengalaman budaya yang berbeda bagi masyarakat yang hadir.
Selain pertunjukan seni, panitia juga mengumumkan para pemenang dari berbagai lomba yang telah digelar selama festival. Kegiatan tersebut meliputi lomba karaoke untuk tingkat SD hingga SMA/SMK, lomba mewarnai tingkat TK, lomba mesatua Bali untuk siswa SD, serta lomba membaca puisi bagi pelajar SMP dan SMA/SMK. Pengumuman ini disambut meriah oleh peserta dan para pendukungnya, menambah semangat kebersamaan dalam festival.
Baca juga: GILI FESTIVAL : Diharapkan dongkrak pariwisata Lombok Utara
Rangkaian acara lainnya seperti festival gebogan bunga serta berbagai pertunjukan seni tari dan tradisi dari desa-desa di Kecamatan Sukasada turut memperkaya keseluruhan kegiatan. Kehadiran beragam seni tradisional ini menjadi bukti nyata bahwa warisan budaya lokal masih hidup dan terus dilestarikan oleh generasi muda.
Suasana semakin semarak dengan hadirnya penyanyi Bali, Bagus Wirata, sebagai bintang tamu. Penampilannya berhasil menghidupkan suasana dengan lagu-lagu yang sudah dikenal luas oleh masyarakat, sehingga penonton ikut bernyanyi bersama dalam suasana penuh kehangatan.
Plt. Camat Sukasada, I Komang Budiarsana, menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Festasada tahun ini. Menurutnya, festival ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi sarana penting dalam menjaga dan menguatkan jati diri budaya masyarakat.
Baca juga: Pemprov Banten Gelar Festival Sekolah Khusus 2025
Ia berharap Festasada dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan berkembang menjadi agenda budaya unggulan yang mampu menarik perhatian lebih luas, termasuk dari luar daerah. Penutupan Festasada 2026 pun menjadi penegas bahwa pelestarian budaya tetap relevan di tengah perkembangan zaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Buleleng