Selasa, 24 FEBRUARI 2026 • 14:30 WIB

Bupati Kembang Kawal RSU Adhyaksa, Pekutatan Disiapkan Jadi Oase Kesehatan

Author

Bupati Kembang Hartawan Pastikan Pemkab Jembrana Siap Berkolaborasi Pembangunan RSU Adhyaksa Pekutatan (Humas Jembrana)

BALI - Pemerintah Kabupaten Jembrana memastikan dukungan penuh terhadap proses pembangunan RSU Adhyaksa Bali yang akan berdiri di Kecamatan Pekutatan. Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, dalam berbagai forum koordinasi, baik melalui pertemuan daring maupun pembahasan lanjutan secara langsung.

Bupati Kembang menyampaikan bahwa kehadiran rumah sakit tersebut bukan sekadar proyek pembangunan fisik, melainkan bagian dari strategi jangka panjang memperkuat layanan kesehatan di wilayah Bali Barat. Menurutnya, pemilihan Pekutatan sebagai lokasi pembangunan merupakan langkah yang tepat dan visioner. Kawasan ini selama beberapa tahun terakhir diproyeksikan menjadi simpul pertumbuhan baru, khususnya dalam sektor pariwisata dan pengembangan wilayah.

Baca juga: Hadiri Peresmian Rumah Sakit Primaya di Cakung, Pramono Anung: Hospitality Kunci Layanan Kesehatan, Bukan Sekadar Teknologi Canggih

Ia meyakini RSU Adhyaksa akan memegang peran penting sebagai pusat rujukan kesehatan, tidak hanya bagi masyarakat Jembrana, tetapi juga bagi warga di wilayah penyangga seperti Tabanan bagian barat hingga Buleleng selatan. Pemerataan akses layanan kesehatan, kata dia, menjadi kebutuhan mendesak agar masyarakat di kawasan Bali Barat tidak lagi harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan pelayanan medis yang memadai.

Dalam tahap perencanaan, Bupati Kembang disebut aktif memberikan berbagai masukan agar pembangunan rumah sakit ini benar-benar memperhatikan standar pelayanan publik yang optimal. Salah satu poin yang menjadi sorotan adalah aspek kenyamanan pasien serta tata kelola ruang yang efisien dan fungsional. Ia juga menekankan pentingnya penyediaan area parkir yang cukup luas dan tertata dengan baik.

Hal tersebut bukan tanpa alasan. Lokasi RSU Adhyaksa berada tepat di sisi jalur nasional Denpasar–Gilimanuk yang dikenal sebagai salah satu jalur transportasi terpadat di Bali. Arus kendaraan logistik maupun mobilitas masyarakat setiap hari melintasi kawasan tersebut. Karena itu, pengaturan akses keluar-masuk kendaraan rumah sakit harus dirancang matang agar tidak menimbulkan kemacetan maupun risiko kecelakaan.

Selain memperkuat sektor kesehatan, pembangunan RSU Adhyaksa juga diproyeksikan memberi efek domino bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Bupati Kembang berharap rumah sakit ini nantinya mampu membuka peluang kerja seluas-luasnya bagi putra-putri daerah, baik sebagai tenaga medis, tenaga kesehatan penunjang, maupun staf administrasi.

Menurutnya, percepatan pembangunan menjadi kunci agar manfaat tersebut segera dirasakan masyarakat. Kehadiran rumah sakit modern di Pekutatan dinilai akan mendukung penguatan infrastruktur pariwisata sekaligus meningkatkan rasa aman bagi wisatawan maupun investor yang beraktivitas di Jembrana.

Secara teknis, RSU Adhyaksa Bali dirancang dengan luas bangunan sekitar 16.945,7 meter persegi. Gedungnya akan terdiri atas lima lantai serta satu lantai semi-basement. Fasilitas yang disiapkan meliputi Instalasi Gawat Darurat (IGD), layanan rawat jalan, rawat inap, serta fasilitas penunjang seperti laboratorium dan radiologi.

Baca juga: Perbedaan Rumah Sakit Bersalin, Klinik Bersalin, dan Puskesmas

Ke depan, rumah sakit ini diharapkan menjadi pusat layanan kesehatan andalan bagi masyarakat Pekutatan dan Mendoyo. Pemerintah daerah pun berkomitmen terus mengawal proses pembangunan hingga operasionalnya berjalan sesuai standar mutu yang ditetapkan. Dengan demikian, RSU Adhyaksa diharapkan benar-benar menjadi “oase” kesehatan baru yang memperkuat kualitas hidup masyarakat Bali Barat secara berkelanjutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemerintah Kabupaten Jembrana

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU