BALI - Pemerintah Kabupaten Gianyar resmi memulai program penanganan infrastruktur jalan tahun 2026 melalui kegiatan Kick Off Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama yang digelar di Wantilan Pura Jemeng, Desa Adat Sebali, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Sabtu (18/7). Kegiatan tersebut menjadi langkah awal pelaksanaan berbagai proyek peningkatan kualitas jalan di sejumlah wilayah Gianyar.
Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, khususnya jaringan jalan kabupaten yang menjadi jalur utama pendukung aktivitas masyarakat, perekonomian, hingga sektor pariwisata.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gianyar, Ir. I Dewa Gede Putra Hartawan K, ST., MT., mengatakan pada Tahun Anggaran 2026 terdapat sebanyak 36 paket pekerjaan penanganan jalan yang akan dilaksanakan. Proyek tersebut mencakup berbagai kegiatan mulai dari peningkatan hingga perbaikan ruas jalan yang membutuhkan penanganan.
Baca juga: Jalan Raya Bekasi hingga Cakung-Cilincing Macet Parah Pagi Tadi, Ternyata Ini Penyebabnya
Berdasarkan evaluasi kondisi infrastruktur saat ini, tingkat kemantapan jalan kabupaten di Gianyar telah mencapai sekitar 80,66 persen. Melalui pelaksanaan program tahun 2026, pemerintah daerah menargetkan angka tersebut dapat meningkat hingga mencapai sekitar 85 persen pada akhir tahun.
Dari total 36 paket pekerjaan yang direncanakan, sebanyak lima paket telah memasuki tahap pengerjaan, sementara 10 paket lainnya sedang dalam proses pelaksanaan. Paket pekerjaan yang tersisa akan segera dimulai sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Bupati Gianyar I Made Mahayastra menegaskan bahwa pembangunan jalan menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah. Untuk mendukung program tersebut, Pemkab Gianyar mengalokasikan anggaran sekitar Rp189,875 miliar guna menangani seluruh paket pekerjaan jalan pada tahun ini.
Menurut Mahayastra, percepatan pembangunan infrastruktur dilakukan secara berkelanjutan. Sebelumnya, pada 2025 Pemkab Gianyar telah mengerjakan 55 paket jalan dengan total anggaran mencapai lebih dari Rp191 miliar.
Ia menargetkan dalam kurun waktu tiga tahun seluruh ruas jalan kabupaten dapat berada dalam kondisi baik dan layak digunakan masyarakat. Pemerintah daerah juga memastikan proses pekerjaan berjalan sesuai standar agar hasil pembangunan memiliki kualitas dan daya tahan yang optimal.
“Pembangunan bukan hanya tentang memperbaiki fisik, tetapi bagaimana infrastruktur tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Mahayastra.
Memasuki 2027, Pemkab Gianyar berencana mengalihkan perhatian pada pembangunan jalan lingkungan setelah sebagian besar jalan kabupaten ditargetkan berada dalam kondisi mantap. Pemerintah berharap peningkatan kualitas infrastruktur mampu memperlancar mobilitas warga, memperkuat aktivitas ekonomi lokal, serta mendukung perkembangan Gianyar sebagai salah satu daerah unggulan di Bali.
Baca juga: Brak! Xenia Hajar 3 Pemotor di Jalan Raya Pondok Gede, Banyak Korban Luka
Dengan program berkelanjutan ini, Pemkab Gianyar optimistis target menghadirkan jaringan jalan yang lebih baik dan merata dapat segera terwujud.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Gianyar