BALI - Upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Badung melalui program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Program yang digagas Dinas Perikanan (Diskan) Badung ini kembali dilaksanakan dengan menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan asupan gizi tambahan, khususnya balita, ibu hamil, ibu menyusui, serta keluarga yang berisiko mengalami stunting.
Kegiatan Gemarikan kali ini digelar di Kelurahan Kuta, Kecamatan Kuta, pada Selasa (21/7). Sebanyak 200 paket olahan berbahan dasar ikan dibagikan kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam memperbaiki status gizi sekaligus menekan angka stunting di wilayah Badung.
Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Lurah Kuta dan turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, bersama Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung, I Nyoman Suardana. Selain pembagian paket makanan bergizi, kegiatan tersebut juga dilengkapi layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Badung.
Kepala Dinas Perikanan Badung, I Nyoman Suardana, menjelaskan bahwa Gemarikan tidak hanya bertujuan meningkatkan kebiasaan masyarakat dalam mengonsumsi ikan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memenuhi kebutuhan protein dan gizi keluarga.
Menurutnya, paket yang diberikan berisi berbagai produk olahan ikan, seperti ikan nila, ikan lele, serta abon tuna yang praktis untuk dikonsumsi. Seluruh bahan baku produk tersebut berasal dari pembudidaya ikan lokal di Kabupaten Badung.
"Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat ganda, yakni meningkatkan kesehatan masyarakat sekaligus membantu menggerakkan perekonomian pelaku usaha perikanan lokal," ujar Suardana.
Ia menambahkan, penyaluran di Kelurahan Kuta menjadi distribusi kelima yang dilakukan sepanjang tahun 2026. Pemerintah Kabupaten Badung menargetkan sebanyak 2.000 paket olahan ikan dapat tersalurkan kepada masyarakat di 10 desa yang berada di enam kecamatan.
Baca juga: Babak Baru Badan Gizi Nasional: Jupnas Gizi Dorong Transisi Mulus demi Program Makan Bergizi Gratis
Selain program distribusi tersebut, Diskan Badung juga rutin menyalurkan sekitar 350 paket olahan ikan setiap bulan kepada balita yang membutuhkan perhatian khusus terkait peningkatan gizi.
Suardana mengungkapkan, konsumsi ikan masyarakat Badung pada 2025 tercatat mencapai 39,81 kilogram per kapita per tahun. Angka tersebut masih terus ditingkatkan melalui berbagai program pemerintah, termasuk pemberian benih ikan secara gratis kepada masyarakat untuk mendukung budidaya ikan mandiri.
Baca juga: 7 Manfaat Ikan Bawal untuk Kesehatan Tubuh, Kaya Gizi
Melalui Gemarikan, Pemkab Badung berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi ikan semakin meningkat. Selain menjadi sumber protein berkualitas, ikan juga dinilai memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak serta menciptakan generasi yang lebih sehat dan bebas stunting.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Badung