Kamis, 05 FEBRUARI 2026 • 11:15 WIB

Musrenbang RKPD 2027, Kecamatan Bangli Fokuskan Pembangunan Berbasis Kebutuhan Warga

Author

Musrenbang RKPD 2027, Kecamatan Bangli Fokuskan Pembangunan Berbasis Kebutuhan Warga (adm bangli)

BALI - Kecamatan Bangli mulai tancap gas menyusun arah pembangunan masa depan lewat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027. Kegiatan ini digelar pada Selasa (3/2) di Glamping Cager 5758, Desa Penglipuran, dengan suasana diskusi yang terbuka dan penuh partisipasi dari berbagai elemen masyarakat.

Musrenbang kali ini jadi ruang penting bagi pemerintah kecamatan untuk mendengar langsung aspirasi warga sekaligus menyaring kebutuhan riil di lapangan. Camat Bangli, Sang Made Dwipayana, menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum strategis untuk memastikan pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat akar rumput.

Baca juga: Empat Daerah Jateng Sepakat Olah Sampah Jadi Listrik dengan Investor Tiongkok

Menurutnya, perencanaan pembangunan ideal harus berangkat dari suara warga desa dan kelurahan. Dengan begitu, program yang dijalankan tidak hanya selaras dengan kebijakan daerah, tetapi juga relevan dengan persoalan yang dihadapi masyarakat sehari-hari. Dwipayana menekankan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi kunci agar pembangunan memberikan dampak nyata dan berkelanjutan.

Musrenbang RKPD Kecamatan Bangli 2027 ini dihadiri oleh beragam pemangku kepentingan. Mulai dari anggota DPRD Kabupaten Bangli Dapil I, perwakilan Kapolsek dan Danramil, Badan Pusat Statistik (BPS), hingga perangkat daerah terkait. Hadir pula unsur Perbekel dan Lurah, Majelis Desa Adat (MDA) Kecamatan, PHDI Kecamatan, TP PKK Kecamatan, TP Posyandu Kecamatan, serta forum pemuda yang turut aktif menyampaikan pandangan dan masukan.

Fokus utama dalam forum ini adalah meninjau dan menentukan skala prioritas usulan pembangunan yang sebelumnya telah dibahas dalam Musrenbang tingkat desa. Dari total 263 usulan awal yang masuk, dilakukan proses evaluasi dan penyelarasan secara komprehensif. Hasilnya, sebanyak 23 usulan prioritas dipilih untuk diajukan ke Musrenbang tingkat kabupaten.

Usulan-usulan tersebut mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari pembangunan dan perbaikan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, hingga penguatan ekonomi masyarakat. Ragam usulan ini mencerminkan kebutuhan masyarakat Bangli yang semakin kompleks dan menuntut penanganan yang terencana serta tepat sasaran.

Dalam acara tersebut, perwakilan Bappeda Litbang Kabupaten Bangli juga memaparkan arah kebijakan pembangunan daerah untuk tahun 2027. Paparan ini menjadi acuan penting agar usulan dari kecamatan bisa sejalan dengan prioritas pembangunan kabupaten. Selanjutnya, Camat Bangli mempresentasikan hasil konsolidasi Musrenbang desa sebagai dasar diskusi lanjutan guna menyelaraskan program kecamatan dengan kebijakan daerah.

Baca juga: Dekranasda Lampung Ajak Generasi Muda Angkat Wastra dan Budaya Daerah

Musrenbang RKPD Kecamatan Bangli 2027 menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menerapkan perencanaan pembangunan yang partisipatif. Dengan membuka ruang dialog, mendorong kolaborasi lintas sektor, dan menempatkan aspirasi masyarakat sebagai fondasi utama, Kecamatan Bangli optimistis mampu melangkah menuju pembangunan yang lebih inklusif, berdaya saing, dan berdampak positif bagi kesejahteraan seluruh warganya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Bangli

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU