Wali Kota Denpasar Lantik Sekda Baru dan Beberapa Pejabat Lainnya, Fokus Tingkatkan Pelayanan Publik
BALI - Pemerintah Kota Denpasar kembali melakukan penyegaran birokrasi. Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, secara resmi melantik I Gusti Ngurah Eddy Mulya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar. Prosesi pelantikan berlangsung di Graha Sewakadarma, Jumat (30/1), dan menjadi momentum penting dalam penguatan kinerja pemerintahan di Kota Denpasar.
Tak hanya melantik Sekda, pada kesempatan yang sama Wali Kota Jaya Negara juga mengukuhkan Ni Ketut Dewi Ratih Purnamasari sebagai Kepala Inspektorat Kota Denpasar. Selain itu, sejumlah pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemkot Denpasar turut dilantik sebagai bagian dari pengisian jabatan struktural yang sempat kosong.
Baca juga: Nawal Yasin Sampaikan Tiga Hal Penting Pada Saat Pelantikan Dekranasda
Sebelum resmi menduduki posisi Sekda, I Gusti Ngurah Eddy Mulya dikenal sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Denpasar. Ia juga sempat dipercaya menjalankan tugas sebagai Penjabat (Pj) Sekda, sehingga dinilai sudah memahami ritme dan dinamika pemerintahan Kota Denpasar.
Pelantikan tersebut turut dihadiri jajaran penting daerah, di antaranya Ketua DPRD Kota Denpasar, unsur Forkopimda, perwakilan Pemerintah Provinsi Bali, pimpinan OPD, serta organisasi perempuan seperti TP PKK, GOW, Gatriwara, dan DWP Kota Denpasar. Kehadiran berbagai unsur ini menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjalankan roda pemerintahan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Jaya Negara menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari proses pengisian jabatan yang telah melalui mekanisme dan tahapan sesuai ketentuan. Ia menyebut, setelah proses seleksi Sekda rampung, pengisian jabatan lain dilakukan secara berjenjang, termasuk Kepala Inspektorat serta pejabat administrator dan pengawas.
Menurutnya, tantangan pelayanan publik ke depan tidak semakin ringan. Justru sebaliknya, kebutuhan masyarakat kian kompleks dan menuntut aparatur yang sigap, adaptif, serta mampu menghadirkan inovasi. Karena itu, pejabat yang baru dilantik diharapkan langsung tancap gas dalam bekerja.
“Pejabat yang dilantik harus bisa bekerja cepat, berinovasi, dan terus meningkatkan kompetensi. Tujuannya jelas, agar pelayanan publik semakin optimal dan Denpasar bisa terus melaju ke arah yang lebih maju,” tegasnya.
Sementara itu, Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program dan sinergi yang telah berjalan. Sebagai Sekda, ia akan berperan sebagai penghubung dan penguat kebijakan antara pimpinan daerah dan seluruh perangkat daerah.
Ia menegaskan bahwa fokus utama ke depan adalah mendukung visi Kota Denpasar sebagai kota kreatif berbasis budaya. Eddy Mulya juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kolaborasi agar program prioritas pemerintah benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Baca juga: Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Kepala Urusan TU dan Umum Desa Umbul Tahun 2025
“Kami mohon dukungan semua pihak agar seluruh program Pemkot Denpasar dapat berjalan optimal dan memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” ujarnya.
Di sisi lain, Kepala BKPSDM Kota Denpasar, I Wayan Sudiana, menjelaskan bahwa total sebanyak 43 pejabat dilantik dalam kegiatan tersebut. Jumlah itu terdiri dari satu Sekda, satu Inspektur Kota, 22 pejabat administrator, serta 19 pejabat pengawas.
Menurutnya, pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan, tetapi bagian dari pengabdian yang mengedepankan sistem manajemen talenta. Dengan penempatan yang tepat, diharapkan kualitas layanan publik di Kota Denpasar bisa semakin meningkat dan responsif terhadap kebutuhan warga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkot Denpasar