Jumat, 02 JANUARI 2026 • 17:31 WIB

Khidmat dan Bermakna, Refleksi Akhir Tahun 2025 Jadi Titik Awal Jembrana Menyongsong 2026

Author

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Bang-Ipat) memaparkan berbagai capaian visi dan misi sepanjang tahun 2025, Rabu (31/12) di Gedung Kesenian Bung Karno.(Humas Jembrana). 

BALI - Pemerintah Kabupaten Jembrana di bawah kepemimpinan Bupati I Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Bang-Ipat) membeberkan capaian kerja sepanjang 2025 dalam acara refleksi akhir tahun yang digelar Rabu (31/12) di Gedung Kesenian Bung Karno. 

Baca juga: Dari Taman Blambangan, Banyuwangi Mengetuk Pintu Langit Sambut 2026

Sepanjang 2025, Pemkab Jembrana menghadirkan program pro rakyat. Mulai dari bantuan mobil pikap untuk desa adat, bedah warung, Rumah Singgah Harmoni, mobil antar jemput pasien, hingga kredit subsidi tanpa bunga dan jaminan bagi PMI asal Jembrana.

Dukungan pendidikan juga ditingkatkan lewat kenaikan beasiswa mahasiswa dari Rp3 juta jadi Rp4,5 juta, termasuk untuk kampus lokal. Program sosial-keagamaan pun tak ketinggalan, seperti metatah massal gratis, sunatan massal, hingga ngaben massal. 

Di sektor pertanian dan infrastruktur, pemerintah fokus membenahi irigasi, membangun sumur pertanian dan bendungan, serta memperbaiki jalan dan jembatan. UMKM ikut didorong lewat kerja sama dengan ritel modern, penyediaan kios baru, bantuan peternak, hingga pengembangan komoditas unggulan seperti kakao yang sudah menembus pasar ekspor. Ruang kreativitas seniman lokal juga diperluas lewat Jegog Festival Jembrana.

Baca juga: Pergantian Tahun, Taman Cita Waya Langowan Full!

Di hadapan ribuan warga saat malam tahun baru, Bupati menyebut 2025 sebagai tahun penuh tantangan sekaligus membanggakan. Meski begitu, ia mengakui masih ada program yang belum maksimal dan berjanji akan tancap gas di 2026. Ia juga mengajak generasi muda untuk ikut berperan membangun Jembrana yang maju, harmonis, dan bermartabat. 

Acara refleksi akhir tahun digelar khidmat tanpa kembang api, diisi parade lilin, doa bersama, dan pemukulan kulkul oleh Bupati, Wakil Bupati, serta Forkopimda sebagai tanda resmi pergantian tahun 2025 ke 2026.

Baca juga: Gubernur Lampung Sebut Perayaan Pergantian Tahun Baru Berjalan Kondusif

Suasana makin semarak dengan stan UMKM lokal, penampilan musisi Jembrana dan Bali, serta peluncuran Jembrana Anthem. Acara ditutup dengan ucapan Selamat Tahun Baru 2026, membawa harapan kebangkitan bersama untuk Jembrana yang semakin solid dan bermartabat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemerintah Kabupaten Jembrana

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU