Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 13 MEI 2026 • 18:40 WIB

Lawan Stunting dari Dapur Rumah, Dinas Perikanan Badung Gencarkan Gemarikan

Lawan Stunting dari Dapur Rumah, Dinas Perikanan Badung Gencarkan GemarikanJangan Fried Chicken Terus, Ikan Juga Penting Buat Tumbuh Kembang Anak (adm badung)

BALI - Pemerintah Kabupaten Badung terus mengintensifkan upaya pencegahan stunting melalui program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Program yang dijalankan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Badung tersebut kembali menyasar masyarakat desa dengan membagikan paket olahan ikan bergizi kepada kelompok rentan stunting.

Kegiatan terbaru berlangsung di Desa Getasan, Kecamatan Petang, Rabu (13/5). Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 200 paket olahan ikan siap konsumsi disalurkan kepada ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta masyarakat yang masuk kategori berisiko mengalami stunting.

Baca juga: Sidrap Siap Sukseskan Gerakan Makan Telur Serentak untuk Tekan Stunting di Sulsel

Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Badung, I Wayan Raka Suarjaya, mengatakan program Gemarikan menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak pada masa pertumbuhan.

Menurutnya, konsumsi ikan secara rutin memiliki manfaat besar karena kaya protein, omega-3, dan nutrisi penting lain yang mendukung perkembangan otak serta pertumbuhan fisik anak. Karena itu, pihaknya terus mendorong masyarakat agar mulai membiasakan ikan sebagai menu harian keluarga.

“Tahun 2026 ini kami menargetkan penyaluran 2.000 paket olahan ikan di 10 desa di Kabupaten Badung. Masing-masing desa mendapatkan 200 paket,” ujarnya.

Baca juga: Stunting dan Anemia Masih Tinggi, Berpotensi Ganggu Kemampuan Belajar Anak

Ia menambahkan, program tersebut tidak hanya berfokus pada pembagian bantuan pangan, tetapi juga sebagai edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pola makan bergizi seimbang untuk mencegah stunting sejak dini.

Paket yang dibagikan berisi berbagai produk olahan ikan, mulai dari ikan nila, ikan lele, hingga abon tuna siap santap. Seluruh bahan baku ikan yang digunakan juga berasal dari para pembudidaya lokal di Badung.

Langkah tersebut dinilai memberi dampak ganda, karena selain membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, program Gemarikan juga ikut mendukung perekonomian pelaku usaha budidaya ikan lokal.

Suarjaya berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya konsumsi ikan bagi kesehatan keluarga. Ia mengajak warga untuk mulai menjadikan ikan sebagai salah satu menu utama dalam keseharian agar anak-anak dapat tumbuh sehat, cerdas, dan terhindar dari risiko stunting.

Baca juga: Kekurangan Zat Besi Bisa Ganggu Otak Anak hingga Picu Stunting, Ini Penjelasannya

Melalui program Gemarikan, Pemkab Badung ingin membangun kebiasaan hidup sehat dari lingkungan keluarga. Pemerintah meyakini perubahan sederhana dalam pola konsumsi rumah tangga dapat menjadi investasi jangka panjang bagi kualitas generasi masa depan di Kabupaten Badung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Badung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Lawan Stunting dari Dapur Rumah, Dinas Perikanan Badung Gencarkan Gemarikan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!