BALI - Semangat gotong royong dan kepedulian sosial terlihat dalam kegiatan Aksi Sosial “Membina dan Berbagi” yang dilaksanakan Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali di Kota Denpasar, Senin (4/5). Kegiatan tersebut dipimpin langsung Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, dengan menyasar dua wilayah, yakni Kelurahan Pemecutan dan Kelurahan Peguyangan.
Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat layanan Posyandu berbasis 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) sekaligus meningkatkan peran kader dalam pelayanan masyarakat. Kehadiran rombongan Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali disambut Sekretaris I TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, yang hadir mewakili Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara.
Baca juga: Mak Ganjar Kalteng Adakan Posyandu Lansia di Palangkaraya
Dalam sambutannya, Ayu Kristi Arya Wibawa menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang terus diberikan pemerintah provinsi kepada kader Posyandu di Kota Denpasar. Menurutnya, sinergi antara pemerintah provinsi dan kota menjadi langkah penting dalam memperkuat pelayanan masyarakat berbasis pemberdayaan warga.
Ia menjelaskan, penerima pembinaan dan bantuan dalam kegiatan tersebut terdiri dari kader Posyandu 6 SPM yang bergerak di berbagai bidang, mulai dari kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat hingga ketertiban dan keamanan lingkungan. Sebanyak 98 kader berasal dari Kelurahan Pemecutan, sementara 78 kader lainnya berasal dari Kelurahan Peguyangan.
Selain itu, di Kelurahan Pemecutan terdapat 14 kelompok Posyandu dan di Kelurahan Peguyangan terdapat 13 kelompok Posyandu yang seluruhnya telah menjalankan transformasi layanan menuju Posyandu era baru.
Ayu Kristi juga memaparkan bahwa Kota Denpasar saat ini memiliki 459 kelompok Posyandu yang tersebar di 27 desa dan 16 kelurahan dengan jumlah kader mencapai 4.011 orang. Seluruh Posyandu tersebut telah menerapkan layanan 6 SPM dan memiliki legalitas melalui surat keputusan dari perbekel maupun lurah setempat.
Baca juga: Posyandu Sasar Ibu-ibu Gen Z buat Skrining Anak, Begini Trik dari dr Ray
Tidak hanya fokus pada penguatan kapasitas kader, kegiatan ini juga diisi penyaluran bantuan sosial berupa beras, telur, dan susu kepada para kader Posyandu. Dalam arahannya, Ny. Putri Koster menegaskan bahwa program “Membina dan Berbagi” merupakan agenda rutin yang akan terus dilaksanakan sepanjang tahun sebagai bentuk dukungan terhadap kader Posyandu di Bali.
Pada kesempatan itu, Putri Koster turut mengajak seluruh kader Posyandu untuk aktif mendukung gerakan penanganan sampah berbasis sumber melalui program Palemahan Kedas (Padas). Menurutnya, perubahan pola pengelolaan sampah harus dimulai dari lingkungan keluarga dan desa agar tercipta kehidupan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkot Denpasar