Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 05 MEI 2026 • 11:40 WIB

Bangkitkan Seni Klasik, Sekaa Waja Swara Siap Harumkan Denpasar di PKB 2026

Bangkitkan Seni Klasik, Sekaa Waja Swara Siap Harumkan Denpasar di PKB 2026Jelang PKB Ke-48, Walikota Jaya Negara Pantau Kesiapan Sekaa Palegongan Klasik Waja Swara (humasdps)

BALI - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menunjukkan dukungannya terhadap pelestarian seni tradisional Bali dengan menghadiri langsung kegiatan pembinaan Sekaa Palegongan Klasik Waja Swara. Kegiatan ini berlangsung di Banjar Wangaya Kaja, Desa Dauh Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, pada Sabtu (2/5), bertempat di kawasan Jaba Tengah Pura Pasek setempat.

Kehadiran orang nomor satu di Kota Denpasar ini menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan para seniman yang akan mewakili kota dalam ajang Pesta Kesenian Bali Ke-48. Event seni tahunan terbesar di Bali tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 13 Juni hingga 11 Juli 2026 di Taman Budaya Provinsi Bali.

Baca juga: Fakta Menarik Tentang Bian Lian: Seni Ganti Wajah Tiongkok yang Memikat Dunia

Acara pembinaan ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, anggota DPRD Provinsi Bali I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya dan Anak Agung Gede Agung Suyoga, serta Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar I Ketut Suteja Kumara Putra. Turut hadir pula tim konsultan seni yang selama ini aktif membina dan mengawal perkembangan kesenian di Kota Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut, Jaya Negara menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota sekaa, mulai dari penabuh, penari, hingga pembina. Ia menilai dedikasi para seniman muda dalam menjaga kesinambungan seni tradisi merupakan aset penting bagi keberlangsungan budaya Bali. Menurutnya, komitmen tersebut menjadi fondasi kuat dalam menjaga identitas budaya di tengah arus modernisasi yang terus berkembang.

Sementara itu, Tim Konsultan Seni Kota Denpasar, I Nyoman Astita, mengungkapkan kebanggaannya atas kebangkitan seni palegongan di Banjar Wangaya Kaja. Ia menilai perkembangan tersebut menunjukkan adanya keseriusan generasi muda dalam menghidupkan kembali warisan seni klasik yang sempat meredup.

Baca juga: Lomba Digitalisasi Pasar, Cara Pemprov DKI Dorong Pasar Tradisional Adopsi Sistem Keuangan Digital

Astita juga menyoroti bahwa secara teknis dan rasa, struktur tabuh palegongan yang dibawakan sudah mulai terbentuk dengan baik. Tantangan selanjutnya, menurut dia, adalah bagaimana para penampil mampu menghadirkan ekspresi dan penghayatan yang maksimal saat tampil di panggung PKB nanti.

Hal senada disampaikan Koordinator Sekaa, I Made Kristi Artawan, yang menyebutkan bahwa seluruh anggota terus mengintensifkan latihan. Ia memastikan bahwa persiapan dilakukan secara serius demi memberikan penampilan terbaik serta membawa nama baik Kota Denpasar di ajang bergengsi tersebut.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah dan para seniman, Sekaa Palegongan Klasik Waja Swara diharapkan mampu tampil maksimal dan menjadi representasi kebanggaan Kota Denpasar di panggung seni budaya Bali.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Denpasar

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Bangkitkan Seni Klasik, Sekaa Waja Swara Siap Harumkan Denpasar di PKB 2026

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!