Bupati Parwata Tegaskan Kawal Ketat Proyek Sekolah Rakyat Bali di Kubu (diskominfo)
BALI - Pemerintah Kabupaten Karangasem serius mengawal pembangunan Sekolah Rakyat Bali yang berlokasi di Kecamatan Kubu. Proyek pendidikan berskala besar ini dipastikan tidak sekedar dikejar target selesai, tetapi juga kualitas dan dampak jangka panjangnya bagi masyarakat setempat.
Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, saat mendampingi Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Diana Kusumastuti dalam kunjungan lapangan untuk meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat Bali, Sabtu (24/1).
Menurut Bupati Parwata, kehadiran perwakilan pemerintah pusat menjadi suntikan semangat sekaligus pengingat pentingnya sinergi antara pusat dan daerah. Ia menegaskan bahwa sejak awal pihaknya telah mengingatkan rekanan proyek agar bekerja secara profesional dan tidak main-main dalam pelaksanaan pembangunan.
“Kunjungan dari pemerintah pusat ini jadi penguat buat kami di daerah. Saya sudah menekankan ke rekanan supaya proyek ini dikerjakan tepat waktu, sesuai spesifikasi, dan yang paling penting, kualitasnya benar-benar dijaga,” ujar Bupati Parwata.
Sekolah Rakyat Bali dibangun di atas lahan seluas 5,67 hektare dengan total anggaran mencapai Rp255,5 miliar. Proyek ini dirancang sebagai pusat pendidikan modern yang mampu menampung hingga 1.008 siswa. Meski saat ini progres fisik baru menyentuh angka sekitar 2 persen, pemerintah optimistis pembangunan bisa berjalan sesuai jadwal dan ditargetkan rampung pada Juni 2026.
Bupati Parwata menilai, keberadaan Sekolah Rakyat Bali punya peran strategis, khususnya bagi Karangasem dan wilayah Bali timur. Tak hanya memperluas akses pendidikan, proyek ini juga diharapkan menjadi pemicu pemerataan pembangunan yang selama ini masih timpang dibanding wilayah Bali selatan.
“Ini bukan cuma bangunan sekolah. Ini investasi masa depan anak-anak Karangasem. Karena itu, kualitas konstruksi, aspek keselamatan, sampai keberlanjutan lingkungan harus dipikirkan dari sekarang, bukan nanti,” tegasnya.
Baca juga: PUPR Pekanbaru Mulai Tambal Sulam Jalan Rusak di 2.000 Titik
Sementara itu, Wakil Menteri PUPR Diana Kusumastuti menyampaikan bahwa pemerintah pusat menempatkan proyek Sekolah Rakyat Bali sebagai pembangunan prioritas dengan standar tinggi. Mulai dari mutu bangunan, ketepatan waktu, hingga penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan, semuanya menjadi perhatian utama.
Ia juga menyebutkan bahwa pemerintah pusat menargetkan percepatan progres fisik pembangunan. Bahkan, sebelum Hari Raya Idulfitri 2026, progres proyek diharapkan sudah mencapai sekitar 30 persen.
“Pembangunan ini harus dipercepat tanpa mengorbankan kualitas. Standar teknis dan prinsip keberlanjutan tetap jadi pegangan utama,” ujarnya.
Menutup peninjauan tersebut, Bupati Parwata memastikan Pemerintah Kabupaten Karangasem siap terus bersinergi dengan pemerintah pusat serta pihak kontraktor. Seluruh proses koordinasi dan fasilitasi akan dikawal agar pembangunan Sekolah Rakyat Bali berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
“Kami akan terus mengawal dari awal sampai selesai. Harapannya, Sekolah Rakyat Bali benar-benar hadir sebagai pusat pendidikan yang aman, layak, dan bisa dibanggakan oleh masyarakat Karangasem,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Karangasem