Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 15 JANUARI 2026 • 10:30 WIB

Bedah Buku Usada Bali Dorong Pemahaman Kesehatan Holistik Berbasis Kearifan Lokal

Bedah Buku Usada Bali Dorong Pemahaman Kesehatan Holistik Berbasis Kearifan LokalSeminar Bedah Buku di aula rektorat Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja Rabu (14/1) (adm buleleng)

BALI - Upaya menguatkan pemahaman tentang kesehatan holistik berbasis budaya lokal terus didorong di Bali. Salah satunya lewat Seminar Bedah Buku Sistem Pengobatan Tradisional Berbasis Aksara Bali yang digelar di Aula Rektorat Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja, Rabu (14/1). Kegitan ini menjadi ruang dialog terbuka yang mempertemukan pemerintah, akademisi, tokoh budaya serta tenaga kesehatan

Baca juga: Bedah Buku ‘Hitam Putih Ganjar’, Psikolog Puji Gaya Kepemimpinan Ganjar Pranowo

Seminar tersebut tidak sekadar membahas isi buku, tetapi juga membuka diskusi lebih luas tentang bagaimana konsep pengobatan tradisional Bali bisa tetap relevan di tengah perkembangan sistem kesehatan modern. Kehadiran berbagai pihak menunjukkan adanya perhatian serius terhadap pelestarian sekaligus pengembangan pengobatan tradisional sebagai bagian dari identitas budaya Bali.

Bupati Buleleng yang diwakili Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng, Drs. I Nyoman Wisandika, menegaskan bahwa kesehatan tidak bisa dipandang dari satu sisi saja. Menurutnya, pemahaman kesehatan yang utuh harus mencakup berbagai aspek dalam kehidupan manusia.

Ia menyampaikan bahwa kesehatan bukan hanya soal kondisi fisik, tetapi juga menyangkut keseimbangan mental, emosional, sosial, dan spiritual. Cara pandang ini dinilai selaras dengan nilai-nilai yang hidup dalam budaya Bali dan menjadi fondasi kuat dalam membangun kualitas hidup masyarakat.

Baca juga: Sudinkes Jaksel Siagakan Tim Kesehatan Saat Malam Tahun Baru

Wisandika juga menekankan pentingnya konsep Tri Hita Karana sebagai pijakan utama dalam mewujudkan kesehatan dan kesejahteraan. Hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan disebut sebagai kunci untuk menciptakan kehidupan yang seimbang dan sehat, baik secara individu maupun kolektif.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Buleleng turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya seminar bedah buku tersebut. Kegiatan ini dinilai sebagai ruang strategis untuk memperluas wawasan serta mendorong pengembangan sistem pengobatan tradisional Bali agar dapat berjalan seiring dengan pelayanan kesehatan yang profesional dan bertanggung jawab.

Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. I Nengah Duija, M.Si. Ia menilai seminar ini sebagai langkah penting dalam memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai budaya dan spiritual yang terkandung dalam pengobatan tradisional Bali, khususnya yang bersumber dari aksara dan sastra Bali.

Baca juga: DWP Sumut Dorong Kepedulian Kesehatan Mental Remaja Lewat Seminar Edukatif

Menurutnya, usada Bali sebagai warisan pengetahuan leluhur memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Dengan pendekatan yang tepat, pengetahuan tradisional tersebut dapat beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat masa kini tanpa kehilangan nilai filosofisnya.

Sementara itu, Gubernur Bali yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Dr. dr. I Nyoman Gede Anom, M.Kes, menegaskan bahwa pendekatan kesehatan berbasis kearifan lokal sejalan dengan upaya membangun sistem kesehatan yang berkelanjutan. Ia menilai budaya lokal memiliki peran penting dalam membentuk perilaku hidup sehat masyarakat.

Ia juga menambahkan bahwa forum seperti seminar bedah buku menjadi ruang penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. Melalui dialog terbuka antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat, pengembangan sistem pengobatan tradisional Bali diharapkan semakin adaptif, profesional, dan tetap berakar pada jati diri budaya Bali.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Buleleng

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Bedah Buku Usada Bali Dorong Pemahaman Kesehatan Holistik Berbasis Kearifan Lokal

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!