Jembrana Bersinar di Panggung PKB, Atraksi Sekaa Gong Kebyar Widya Taruna Tuai Decak Kagum Ribuan Penonton
BALI - Suasana Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Bali, dipenuhi antusiasme ribuan penonton saat Sekaa Gong Kebyar Widya Taruna Desa Pohsanten, Kabupaten Jembrana, tampil memukau dalam rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB). Penampilan yang digelar pada Minggu malam (5/7) itu menjadi salah satu sajian yang mencuri perhatian berkat perpaduan koreografi, musik tradisional, dan pesan spiritual yang kuat.
Malam pementasan terasa semakin istimewa karena turut dihadiri sejumlah tokoh penting Bali, di antaranya Gubernur Bali I Wayan Koster, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, serta Wali Kota Denpasar Jaya Negara. Kehadiran para pemimpin daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian seni dan budaya Bali yang terus berkembang melalui kreativitas generasi muda.
Baca juga: Mengenal Nang Talung, Kesenian Tradisional Wayang Kulit Asli Masyarakat Thailand
Dua karya menjadi sorotan utama dalam penampilan tersebut, yakni Tari Kreasi Kakebyaran Ulantaga dan Fragmentari Aji Dayu Prawa. Tari Ulantaga menghadirkan visual yang penuh energi dengan mengangkat sosok Sang Anantaboga, naga suci yang dipercaya menjadi penuntun perjalanan roh menuju kehidupan abadi. Gerak tari yang dinamis dipadukan dengan tabuhan gamelan yang menghentak sukses membangun atmosfer megah di atas panggung.
Sementara itu, Fragmentari Aji Dayu Prawa menyuguhkan kisah spiritual yang menyentuh. Garapan ini mengangkat perjalanan suci Dang Hyang Nirartha beserta pengorbanan Ida Ayu Swabawa yang mencapai moksa. Dalam cerita tersebut, air mata sang putri dipercaya berubah menjadi tirta amerta yang kemudian menjadi bagian dari sejarah berdirinya Pura Luhur Pasatan di Kabupaten Jembrana. Narasi yang sarat makna itu berhasil dikemas dalam pertunjukan teatrikal yang memadukan seni tari, musik, dan dramatika secara harmonis.
Usai menyaksikan pementasan, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh seniman yang telah menampilkan karya berkualitas. Menurutnya, keberhasilan tersebut lahir dari proses latihan yang serius, semangat berkarya, serta kecintaan para seniman terhadap budaya daerah.
Baca juga: 10 Contoh Seni Rupa Dua Dimensi yang Mudah Ditemukan
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jembrana akan terus memberikan dukungan bagi para pelaku seni agar dapat terus berinovasi tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi. Baginya, seni budaya merupakan identitas yang harus dijaga bersama sekaligus diwariskan kepada generasi berikutnya.
Penampilan Sekaa Gong Kebyar Widya Taruna Desa Pohsanten tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menunjukkan bahwa Jembrana memiliki potensi seni yang mampu bersaing di panggung bergengsi tingkat provinsi. Melalui kreativitas yang berpijak pada nilai budaya lokal, para seniman muda berhasil menghadirkan pertunjukan yang memadukan estetika, sejarah, dan spiritualitas dalam satu panggung yang mengesankan.
Baca juga: 8 Aturan dan Etika saat Berkunjung ke Pura yang Wajib Kamu Tahu dan Patuhi
Momentum ini sekaligus mempertegas posisi Jembrana sebagai salah satu daerah yang konsisten menjaga denyut seni tradisi Bali tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Jembrana