Ilustrasi Suasana Jembatan (AI)
BALI - Bali selama ini dikenal sebagai pulau wisata yang indah. Namun di balik keindahan alam dan budayanya, Bali juga menyimpan banyak cerita misteri yang masih dipercaya masyarakat hingga sekarang. Salah satunya adalah kisah angker Jembatan Tukad Bangkung di Kabupaten Badung.
Jembatan yang berada di Desa Pelaga, Kecamatan Petang, ini sudah lama dikenal warga karena sering dikaitkan dengan kejadian mistis dan kasus bunuh diri. Suasana jembatan yang berada di atas jurang dalam, ditambah kabut dan udara dingin saat malam hari, membuat tempat ini terasa mencekam bagi sebagian orang.
Baca juga: Bukan Berasal dari Matahari, Ilmuwan Ungkap Misteri Debu di Asteroid Ryugu!
Pada siang hari, Jembatan Tukad Bangkung terlihat indah dengan pemandangan hijau di sekelilingnya. Namun saat malam tiba, suasana berubah menjadi sepi dan gelap. Banyak pengendara mengaku merasa takut ketika melintas sendirian. Tidak sedikit warga yang percaya ada “penghuni tak kasat mata” di sekitar jembatan tersebut.
Jembatan Tukad Bangkung diresmikan pada tahun 2006. Jembatan ini dibangun untuk mempermudah akses perjalanan dari Denpasar menuju wilayah Bali utara. Dengan tinggi sekitar 71 meter di atas jurang, jembatan ini sempat menjadi salah satu jembatan tertinggi di Indonesia.
Namun seiring waktu, nama Tukad Bangkung justru lebih sering muncul karena kabar tragis. Beberapa kasus bunuh diri pernah terjadi di lokasi ini. Peristiwa itu membuat masyarakat mulai mengaitkan jembatan dengan cerita mistis. Banyak warga percaya arwah korban masih berada di sekitar lokasi. Dari sinilah berbagai cerita menyeramkan mulai berkembang.
Baca juga: Misteri Ular Kawat Masuk Rumah, Benarkah Cuma Mitos atau Ada Pesan Tersembunyi di Baliknya?
Salah satu cerita yang paling sering dibahas adalah kemunculan perempuan berbaju putih di tengah jembatan. Konon, sosok itu sering terlihat malam hari berdiri di pinggir jembatan sambil menatap jurang. Saat didekati, sosok tersebut tiba-tiba menghilang.
Ada juga pengendara motor yang mengaku pernah melihat perempuan meminta tumpangan. Namun beberapa saat kemudian, penumpang itu hilang tanpa jejak.
Meski belum pernah terbukti, cerita-cerita seperti ini terus menyebar dari mulut ke mulut dan menjadi legenda urban di Bali. Di balik cerita horor yang berkembang, ada faktor logis yang membuat Jembatan Tukad Bangkung dikenal menyeramkan.
Lokasi jembatan berada di kawasan pegunungan yang sering berkabut. Jalan menuju jembatan juga cukup gelap dan sepi pada malam hari. Kondisi ini membuat orang mudah merasa takut atau berhalusinasi, apalagi jika sudah mendengar cerita mistis sebelumnya.
Baca juga: Pria Melamun di Atas Jembatan Bikin Pengendara yang Melintas Cemas, Berujung Hal Tak Terduga
Selain itu, kasus bunuh diri yang pernah terjadi di sana membuat masyarakat semakin menghubungkan tempat tersebut dengan hal-hal gaib. Pemerintah daerah sebenarnya sudah berupaya mengurangi kejadian serupa dengan memasang pagar pengaman dan meningkatkan patroli di sekitar jembatan.
Warga sekitar juga memiliki beberapa pantangan saat melintasi Jembatan Tukad Bangkung. Salah satunya adalah tidak boleh membunyikan klakson sembarangan pada malam hari. Ada kepercayaan bahwa suara klakson bisa mengganggu makhluk halus di sekitar jurang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber