Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 13 JULI 2025 • 13:13 WIB

Museum Bajra Sandhi, Jejak Perjuangan Rakyat Bali Melawan Penjajah

Museum Bajra Sandhi, Jejak Perjuangan Rakyat Bali Melawan PenjajahMuseum Bajra Sandhi, Renon. (Dok. Annisha Bharati)

BALI - Kemerdekaan Indonesia tidak datang begitu saja. Dibalik kibaran bendera Merah Putih, ada deretan perjuangan panjang dan pengorbanan besar dari seluruh rakyat Indonesia, termasuk dari tanah Bali.

Ya, pulau yang kini dikenal sebagai destinasi wisata dunia ini juga memiliki sejarah kelam penuh perjuangan dalam melawan penjajah. Untuk mengenang dan menghormati semangat juang rakyat Bali, dibangunlah Monumen Bajra Sandhi, yaitu sebuah simbol perlawanan dan bukti cinta tanah air yang kini menjadi salah satu ikon sejarah dan wisata di Denpasar.

Baca juga: Pura Agung Jagatnatha, Pura Terbesar Terletak di Titik Sentral Kota Denpasar

Sejarah Singkat Museum Bajra Sandhi

Terletak di kawasan Renon, Kota Denpasar, Museum Bajra Sandhi berdiri megah di atas lahan seluas 13,8 hektare dengan luas bangunan sekitar 4.900 meter persegi. Monumen ini dirancang oleh Ir. Ida Gede dan mulai dibangun tahun 1987 atas prakarsa mantan Gubernur Bali, Ida Bagus Mantra.

Setelah melewati proses panjang, Presiden Megawati Soekarnoputri meresmikan monumen ini pada 14 Juni 2003. Sejak saat itu, Bajra Sandhi menjadi lebih dari sekadar bangunan megahnya menjadi tempat yang merekam kisah heroik rakyat Bali.

Baca juga: Jalan-Jalan ke Bali? Jangan Pulang Sebelum Coba Makanan Khas Ini!

Arsitektur Sarat Filosofi Hindu

Nama “Bajra” diambil dari bentuk monumen yang menyerupai genta , alat suci yang biasa digunakan pendeta Hindu saat memanjatkan doa. Tak hanya itu, desain arsitekturnya juga kaya makna dan simbol:

  • Guci Amertha disimbolkan dengan kumbha di bagian puncak monumen

  • Ekor Naga Basuki digambarkan dekat Swamba, dan kepalanya berada di Kori Agung

  • Badan Bedawang Akupa berada pada landasan monumen

  • Gunung Mandara Giri diwujudkan dalam bentuk bangunan yang menjulang tinggi

  • Kolam di sekeliling monumen melambangkan lautan susu (Ksirarnawa) dalam mitologi Hindu

Filosofi ini tidak hanya memperlihatkan akar budaya Bali yang kuat, tapi juga menyatukan nilai spiritual dan nasionalisme dalam satu ruang yang sama.

Simbol Kemerdekaan yang Tersembunyi

Monumen ini juga menyimpan kode kemerdekaan Indonesia dalam strukturnya. Tangga menuju pintu utama berjumlah 17, tiang utama yang ada di dalam jumlahnya 8, dan tinggi bangunan mencapai 45 meter. Angka-angka ini tentu saja merujuk pada tanggal kemerdekaan Indonesia: 17 Agustus 1945.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Museum Bajra Sandhi, Jejak Perjuangan Rakyat Bali Melawan Penjajah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!