Kamis, 18 JUNI 2026 • 09:20 WIB

Jembrana Kerahkan Ratusan Petugas Sensus Ekonomi, Data Akurat Jadi Kunci Kebijakan Daerah

Author

Lepas Ratusan Petugas Sensus Ekonomi 2026, Wabup Ipat Tekankan Kejujuran Data Lapangan (prokopim jembrana)

BALI - Sebanyak 312 petugas lapangan resmi diterjunkan untuk melaksanakan pendataan dalam rangka Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Jembrana. Kegiatan pendataan akan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dan menjangkau seluruh wilayah kabupaten.

Pelepasan petugas dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna atau yang akrab disapa Ipat. Dalam kesempatan tersebut, Wabup memasangkan rompi dan tanda pengenal kepada perwakilan petugas sensus. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan aksi gotong royong bersama aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Jembrana dan jajaran Polres Jembrana di kawasan Sirkuit All In One, Desa Pengambengan, Jumat (12/6/2026).

Baca juga: Sensus Terbaru: Populasi Jepang Turun Drastis dalam Lima Tahun Terakhir

Dalam arahannya, Wabup Ipat menekankan pentingnya pelaksanaan sensus ekonomi sebagai upaya memperoleh gambaran nyata kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Menurutnya, data yang dikumpulkan akan menjadi landasan utama dalam penyusunan berbagai program pembangunan daerah dalam jangka menengah maupun jangka panjang.

Ia mengingatkan bahwa akurasi data sangat menentukan kualitas kebijakan yang dihasilkan pemerintah. Karena itu, para petugas diminta bekerja secara teliti, profesional, dan memastikan seluruh informasi yang diperoleh sesuai dengan kondisi di lapangan.

Menurutnya, data yang tidak lengkap berpotensi menimbulkan kesalahan dalam proses perencanaan. Oleh sebab itu, seluruh petugas memiliki tanggung jawab besar untuk mendata setiap kelompok masyarakat dan pelaku usaha secara menyeluruh agar tidak ada informasi yang terlewat.

Pemerintah Kabupaten Jembrana juga menaruh harapan besar pada sistem penugasan berbasis domisili yang diterapkan dalam sensus kali ini. Dengan bertugas di wilayah tempat tinggal masing-masing, petugas diharapkan lebih memahami kondisi masyarakat sehingga proses pendataan dapat berjalan lebih efektif dan akurat.

Baca juga: Pemda DIY - BPS Kolaborasi Siapkan Sensus Ekonomi 2026

Selain itu, pemerintah daerah memastikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan sensus, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa. Langkah ini dilakukan agar seluruh masyarakat dapat dijangkau dan berpartisipasi dalam memberikan data yang dibutuhkan.

Wabup Ipat menegaskan bahwa Sensus Ekonomi bukan kegiatan yang dilaksanakan setiap tahun. Hasil pendataan tersebut akan menjadi referensi penting bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan selama lima hingga sepuluh tahun mendatang.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jembrana, I Wayan Putrawan, mengungkapkan bahwa sasaran pendataan mencakup sekitar 92 ribu keluarga serta lebih dari 44 ribu unit usaha yang tersebar di seluruh Jembrana. Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, BPS telah menyiapkan 312 petugas lapangan yang akan bertugas hingga akhir Agustus 2026.

Baca juga: Wali Kota Jakarta Pusat Lepas 775 Petugas Sensus Ekonomi, Siap-Siap Pintu Rumah Diketuk

Melalui Sensus Ekonomi 2026, diharapkan tersedia data yang lebih akurat dan komprehensif sehingga mampu menjadi dasar yang kuat dalam mendorong pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Jembrana di masa depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Jembrana

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU