BALI - Pemerintah Kabupaten Klungkung mulai merealisasikan proyek peningkatan ruas jalan Sampalan–Toyapakeh di Kecamatan Nusa Penida, Senin (11/5). Peluncuran proyek tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Klungkung, I Made Satria, sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah kepulauan tersebut.
Peningkatan jalan sepanjang sekitar delapan kilometer itu menelan anggaran lebih dari Rp50,6 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Klungkung. Jalur Sampalan–Toyapakeh selama ini dikenal sebagai akses utama yang menghubungkan pelabuhan dengan sejumlah destinasi wisata populer serta kawasan aktivitas ekonomi masyarakat di Nusa Penida.
Baca juga: Tebing Batu Kapur, Akses Jalan Menuju Pantai Pandawa Jadi Spot Foto Favorit Wisatawan
Proyek pengerjaan jalan tersebut dilaksanakan oleh PT Aditya Sinar Pratama dengan waktu pelaksanaan selama 240 hari kalender. Setelah pengerjaan selesai, proyek juga akan memasuki masa pemeliharaan selama 360 hari kalender guna memastikan kualitas infrastruktur tetap terjaga.
Di sela peninjauan lokasi proyek, Bupati I Made Satria menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya menyelesaikan persoalan infrastruktur yang selama ini menjadi perhatian masyarakat Nusa Penida. Menurutnya, pembangunan jalan ini menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kenyamanan akses transportasi sekaligus memperkuat sektor pariwisata daerah.
Ia meminta masyarakat untuk memahami proses pengerjaan yang kemungkinan akan berdampak terhadap aktivitas lalu lintas sementara waktu. Namun demikian, pemerintah memastikan proyek tersebut dikerjakan secara bertahap dengan target memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Baca juga: Kisah Joan of Arc, Keberanian Perempuan yang Mengubah Jalan Perang
“Perbaikan jalan ini merupakan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung kemajuan Nusa Penida. Kami berharap masyarakat dapat bersabar selama proses pembangunan berlangsung karena hasilnya nanti akan memberikan dampak besar terhadap mobilitas dan perkembangan pariwisata,” ujar Bupati Satria.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Klungkung, Made Jati Laksana, menjelaskan bahwa proyek peningkatan jalan ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik semata. Infrastruktur yang lebih baik diharapkan mampu menunjang aktivitas ekonomi masyarakat lokal, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Nusa Penida.
Menurutnya, keberadaan akses jalan yang memadai menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan kawasan wisata yang saat ini terus berkembang pesat. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, mobilitas masyarakat maupun wisatawan diharapkan menjadi lebih aman, nyaman, dan efisien.
Baca juga: 7 Proyek Bangunan Paling Mahal di Dunia, Ada yang Habiskan sampai 120 Miliar Dolar
Pemerintah Kabupaten Klungkung optimistis proyek tersebut dapat menjadi salah satu penggerak pembangunan di Nusa Penida sekaligus memperkuat daya saing pariwisata daerah di tingkat nasional maupun internasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Klungkung