Rabu, 22 APRIL 2026 • 15:10 WIB

Tinjau Kesiapan Lomba Lingkungan, Ketua TP Posyandu Gianyar Dorong Inovasi Sekolah dan Desa

Author

TP Posyandu Gianyar Lakukan Evaluasi Lapangan Lomba Telajakan dan PSP-PSBS (adm gianyar)

BALI - Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Gianyar, Ny. Dr. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra, melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan peserta yang akan mewakili daerahnya dalam ajang Lomba Pengurangan Plastik Sekali Pakai dan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSP-PSBS) serta Lomba Telajakan tingkat Provinsi Bali tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (21/4) dengan menyasar sejumlah lokasi strategis.

Salah satu titik kunjungan berada di SMP Negeri 3 Hindu Blahbatuh. Di sekolah tersebut, ia meninjau berbagai inovasi pengelolaan sampah yang telah diterapkan sekaligus memastikan kesiapan peserta dalam menghadapi kompetisi tingkat provinsi. Selain itu, evaluasi Lomba Telajakan juga dilakukan di Banjar Kebon, Desa Bona, serta Banjar Blangsinga, Desa Saba, yang menjadi perwakilan dalam penilaian lingkungan berbasis masyarakat.

Baca juga: Posyandu Sasar Ibu-ibu Gen Z buat Skrining Anak, Begini Trik dari dr Ray

Dalam kunjungannya, Ny. Dr. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra memberikan apresiasi atas upaya dan kreativitas pihak sekolah dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan di kalangan siswa. Menurutnya, lingkungan sekolah memiliki peran penting sebagai ruang edukasi untuk membangun kebiasaan peduli lingkungan sejak usia dini. Berbagai program yang dijalankan dinilai sebagai langkah konkret menuju terciptanya lingkungan yang bersih dan berkelanjutan di Gianyar.

Ia juga menekankan bahwa lomba PSP-PSBS bukan semata-mata ajang kompetisi, tetapi menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda. Melalui kegiatan ini, siswa diajak memahami pentingnya memilah sampah dari sumbernya serta mengembangkan inovasi dalam pengelolaannya, baik melalui pengolahan organik maupun pemanfaatan kembali sampah anorganik.

Baca juga: Wujudkan Layanan Prima, Ketua TP Posyandu Jambi Tekankan Implementasi 6 SPM

Lebih lanjut, ia mendorong adanya kolaborasi dengan pihak ketiga guna meningkatkan nilai guna dari pengelolaan sampah. Sampah organik, misalnya, dapat diolah menjadi kompos yang bermanfaat bagi lingkungan sekolah, sementara sampah anorganik dapat didaur ulang atau dikreasikan menjadi produk bernilai ekonomis. Menurutnya, sinergi dengan berbagai pihak akan memperkuat keberlanjutan program tersebut.

Sementara itu, dalam evaluasi Lomba Telajakan, ia menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekitar. Penataan telajakan yang rapi, hijau, dan terawat tidak hanya mempercantik kawasan, tetapi juga berkontribusi pada kesehatan lingkungan serta mengurangi risiko banjir.

Baca juga: Mona Ratuliu: Ilmu dari Posyandu Bisa Cegah Anak Konsumsi Makanan Tidak Sehat

Dari hasil evaluasi terhadap 21 sekolah, Pemerintah Kabupaten Gianyar akan memilih masing-masing lima sekolah tingkat SD dan SMP untuk mewakili daerah ke tingkat provinsi. Selain itu, dari 17 desa yang dinilai dalam lomba telajakan, akan disaring menjadi 10 desa terbaik sebagai perwakilan Gianyar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Gianyarkab.go.id

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU