Rabu, 15 APRIL 2026 • 09:20 WIB

Meriahkan HUT ke-255 Gianyar, Lomba Sapi Bali Dorong Kualitas Peternakan

Author

Sekda Gianyar Buka Lomba Bibit Sapi Bali Jantan dan Betina (adm gianyar)

BALI - Pemerintah Kabupaten Gianyar terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong sektor peternakan melalui berbagai kegiatan produktif. Salah satunya dengan menggelar Lomba Bibit Sapi Bali jantan dan betina yang berlangsung di Lapangan Banteng Gianyar, Selasa (14/4). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-255 Kota Gianyar sekaligus penyelenggaraan keempat yang rutin digelar setiap tahunnya.

Pembukaan lomba dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar yang mewakili Bupati Gianyar. Dalam sambutan yang dibacakan, disampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan sektor peternakan di daerah.

Baca juga: Meriahnya Perayaan HUT RI ke-80 di Lorong Mulyo 1 Talang Bakung

Lomba tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas genetik sapi Bali, menjaga keberlanjutan populasi ternak, serta memberikan dampak ekonomi bagi para peternak. Sapi Bali sendiri dikenal sebagai salah satu plasma nutfah unggulan nasional yang memiliki nilai tinggi, baik sebagai sumber protein hewani maupun sebagai aset genetik lokal yang perlu dilestarikan.

Dalam penjelasannya, disebutkan bahwa peran sapi betina sangat vital sebagai indukan yang akan melahirkan generasi berikutnya. Sementara itu, sapi jantan juga memiliki kontribusi besar dalam menentukan kualitas genetik keturunan. Oleh karena itu, proses seleksi induk dan pejantan menjadi faktor penting dalam menghasilkan sapi unggul yang produktif dan berkualitas.

Sekretaris Daerah yang akrab disapa Gus Bem itu juga mengajak para peternak untuk terus meningkatkan keseriusan dalam mengembangkan usaha ternak secara berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, keterbukaan terhadap inovasi teknologi, serta keaktifan dalam kelompok ternak sebagai sarana belajar dan bertukar pengalaman.

Selain itu, ia menyoroti perlunya pendataan peternak secara menyeluruh di wilayah Gianyar. Dengan data yang akurat, pemerintah daerah dapat menyusun program pembinaan yang lebih tepat sasaran serta meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha di sektor peternakan.

Baca juga: Sambut HUT DKI Jakarta, Gubernur Pramono Anung Siap Gelar Haul Ulama Betawi di Monas hingga Tambah Sekolah Swasta Gratis!

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa rangkaian kegiatan HUT tidak boleh berhenti sebatas seremoni. Setiap agenda diharapkan mampu menghasilkan dampak nyata, termasuk melalui diskusi lanjutan seperti forum grup diskusi (FGD) bersama para peternak guna membahas pengembangan sektor ini secara lebih mendalam.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Prof. I Gede Mahardika, menyampaikan bahwa pelaksanaan lomba tahun ini mengalami pengembangan. Jika sebelumnya hanya mempertandingkan sapi jantan, kini kategori sapi betina juga turut dilombakan untuk memberikan ruang penilaian yang lebih komprehensif.

Setiap kecamatan mengirimkan masing-masing tiga ekor sapi jantan dan tiga ekor sapi betina untuk mengikuti seleksi awal. Dari proses tersebut, dipilih satu sapi jantan dan satu sapi betina terbaik yang berhak melaju ke babak final sebagai perwakilan kecamatan.

Menariknya, seluruh finalis nantinya tetap akan mendapatkan penghargaan, mulai dari juara utama hingga juara harapan. Penilaian lomba dilakukan oleh delapan juri profesional dari Universitas Udayana yang memiliki kompetensi di bidang peternakan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan minat peternak dalam meningkatkan kualitas pemeliharaan ternak semakin tumbuh, sekaligus memperkuat posisi sapi Bali sebagai komoditas unggulan daerah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Gianyarkab.go.id

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU