Kamis, 12 MARET 2026 • 14:30 WIB

Pemkab Bangli Optimistis Tingkatkan Status Kabupaten Layak Anak Tahun 2026

Author

Bangli Optimistis Tingkatkan Predikat Kabupaten Layak Anak di Tahun 2026. (adm bangli)

BALI - Pemerintah Kabupaten Bangli mulai mempersiapkan diri menghadapi proses evaluasi program Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2026. Persiapan tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi yang melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait, yang berlangsung di Ruang Rapat Inspektorat Daerah dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bangli pada Senin (9/3).

Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal dalam memperkuat komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas perlindungan dan pemenuhan hak anak di wilayah Kabupaten Bangli. Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan memastikan kesiapan berbagai data pendukung yang menjadi salah satu komponen penting dalam proses penilaian KLA oleh pemerintah pusat.

Baca juga: Wujud Kepedulian, Maulana-Diza Salurkan Belasan Ribu Paket Bantuan untuk Masyarakat dan Anak Yatim

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bangli, Made Ari Pulasari. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan Kabupaten Layak Anak tidak dapat dicapai hanya oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan kerja sama dan koordinasi dari seluruh perangkat daerah.

Menurutnya, program KLA merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perhatian serius terhadap tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta mendukung pemenuhan hak-hak anak di berbagai sektor kehidupan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangli, I Wayan Jimat, yang bertindak sebagai pemandu jalannya rapat menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan bagian dari strategi awal untuk memperkuat kesiapan menghadapi evaluasi KLA. Ia menekankan pentingnya kelengkapan serta kualitas data dukung yang akan disampaikan dalam proses penilaian nantinya.

Baca juga: Ciptakan Ruang Aman bagi Perempuan dan Anak-Anak, Pemkot Jaksel Tegaskan Standar Baru Fasilitas Publik

Menurutnya, dengan persiapan yang lebih terstruktur dan koordinasi yang baik antarperangkat daerah, Kabupaten Bangli diharapkan mampu memperoleh hasil yang lebih optimal dalam evaluasi tahun ini.

Dalam kegiatan tersebut juga menghadirkan narasumber dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali, yakni Dr. I Wayan Eka Wijaya, S.Ked. Ia memberikan pemaparan mengenai berbagai indikator yang menjadi dasar penilaian dalam program Kabupaten Layak Anak, sekaligus menekankan pentingnya penyediaan data yang akurat, valid, dan relevan.

Selain menjelaskan indikator penilaian, ia juga membagikan sejumlah contoh praktik baik dari daerah lain yang telah berhasil mengembangkan program ramah anak secara berkelanjutan. Menurutnya, kunci keberhasilan implementasi KLA terletak pada komitmen bersama, koordinasi yang kuat, serta inovasi yang terus dikembangkan oleh pemerintah daerah.

Baca juga: SRMP 18 Lombok Barat, Harapan Baru Pendidikan untuk Anak Negeri

Rapat koordinasi berlangsung dinamis dengan sesi diskusi yang melibatkan seluruh peserta. Berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan turut dibahas secara terbuka guna mencari solusi bersama.

Melalui langkah persiapan ini, Pemerintah Kabupaten Bangli optimistis dapat meningkatkan capaian predikat Kabupaten Layak Anak sekaligus mewujudkan lingkungan yang lebih aman dan ramah bagi tumbuh kembang anak-anak di daerah tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Bangli

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU