Senin, 09 MARET 2026 • 11:35 WIB

Resmi Dilantik! Berikut ini Daftar dan Profil Wali Kota, Bupati Beserta Wakilnya di Bali

Author

Selamat Atas Dilantiknya Walikota dan Wakil Walikota Denpasar Periode 2025 - 2030 (adm densel.denpasar)

BALI - Kepemimpinan daerah menjadi salah satu faktor penting dalam pembangunan wilayah. Di Provinsi Bali, pemerintahan tingkat kabupaten dan kota dipimpin oleh bupati atau wali kota yang bekerja bersama wakilnya untuk menjalankan program pembangunan dan pelayanan masyarakat. Secara administratif, Bali terdiri dari 8 kabupaten dan 1 kota, sehingga terdapat sembilan kepala daerah tingkat kabupaten/kota yang memimpin wilayahnya masing-masing.

Sebagian besar kepala daerah yang kini menjabat merupakan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 dan mulai menjalankan masa jabatan baru sejak 2025. Masa jabatan tersebut umumnya berlangsung selama lima tahun hingga 2030, kecuali jika terjadi perubahan politik atau kebijakan nasional.

1. Kota Denpasar
Wali Kota: I Gusti Ngurah Jaya Negara
Wakil Wali Kota: I Kadek Agus Arya Wibawa

Baca juga: Kejutan Manis Awal Tahun! 441 Pegawai Terima SK PPPK Paruh Waktu, Walikota Jaktim Beri Pesan Menohok

Kota Denpasar sebagai ibu kota Provinsi Bali dipimpin oleh I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama wakilnya I Kadek Agus Arya Wibawa. Keduanya kembali melanjutkan kepemimpinan setelah memperoleh dukungan dalam Pilkada dan dilantik pada periode terbaru pemerintahan daerah.

Jaya Negara dikenal sebagai politisi yang cukup lama berkiprah dalam pemerintahan Kota Denpasar. Sebelum menjabat wali kota, ia pernah menduduki sejumlah posisi penting di lembaga legislatif daerah, termasuk menjadi pimpinan DPRD Kota Denpasar.

Dalam masa kepemimpinannya, pemerintah kota fokus pada sejumlah program strategis, seperti peningkatan kualitas layanan publik, penguatan ekonomi kreatif, serta pembangunan kota berbasis budaya Bali. Denpasar juga terus mengembangkan sistem pelayanan digital untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus administrasi.

2. Kabupaten Badung
Bupati: I Wayan Adi Arnawa
Wakil Bupati: I Bagus Alit Sucipta

Kabupaten Badung saat ini dipimpin oleh I Wayan Adi Arnawa dengan wakilnya I Bagus Alit Sucipta. Pasangan ini menjabat untuk periode pemerintahan terbaru setelah memenangkan Pilkada daerah.

Adi Arnawa lahir di Badung pada 9 Maret 1966 dan memiliki latar belakang pendidikan hukum. Ia sebelumnya dikenal sebagai birokrat yang lama berkarier di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung sebelum akhirnya maju sebagai kepala daerah.

Baca juga: Gubernur dan Bupati Jemput Komandan Dankodaeral di Bandara Mopah

Sebagai wilayah yang menjadi pusat pariwisata Bali, Badung menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Salah satu fokus pemerintah daerah adalah menjaga kualitas destinasi wisata seperti kawasan Kuta dan Nusa Dua serta memperkuat infrastruktur pariwisata yang berkelanjutan.

Selain itu, pemerintah kabupaten juga menaruh perhatian pada pengembangan ekonomi lokal serta perlindungan lingkungan di kawasan wisata.

3. Kabupaten Gianyar
Bupati: I Made Mahayastra
Wakil Bupati: Anak Agung Gede Mayun

Kabupaten Gianyar dipimpin oleh I Made Mahayastra yang didampingi Anak Agung Gede Mayun sebagai wakil bupati. Pasangan ini melanjutkan kepemimpinan di wilayah yang dikenal sebagai pusat seni dan budaya Bali.

Gianyar memiliki berbagai destinasi wisata terkenal seperti Ubud yang menjadi pusat seni, budaya, dan pariwisata internasional. Pemerintah daerah menekankan pengembangan pariwisata berbasis budaya serta pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

Selain sektor pariwisata, pemerintah kabupaten juga fokus pada peningkatan infrastruktur desa serta penguatan sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian masyarakat di wilayah pedesaan.

Baca juga: PBB Naik 300 Persen,Walikota Pekanbaru Akan Revisi Perda

4. Kabupaten Buleleng
Bupati: I Nyoman Sutjidra
Wakil Bupati: Gede Supriatna

Kabupaten Buleleng yang berada di wilayah Bali Utara dipimpin oleh I Nyoman Sutjidra bersama wakilnya Gede Supriatna.

Buleleng merupakan kabupaten dengan wilayah paling luas di Bali. Ibu kotanya berada di Singaraja yang juga dikenal sebagai salah satu pusat sejarah di Pulau Dewata.

Program pembangunan di daerah ini banyak difokuskan pada pengembangan ekonomi kawasan Bali Utara, termasuk sektor perikanan, pertanian, serta pariwisata berbasis alam. Pemerintah daerah juga mendorong pemerataan pembangunan agar wilayah utara Bali dapat berkembang seimbang dengan kawasan selatan yang lebih maju.

5. Kabupaten Tabanan
Bupati: I Komang Gede Sanjaya
Wakil Bupati: I Made Dirga

Kabupaten Tabanan saat ini dipimpin oleh I Komang Gede Sanjaya dengan wakilnya I Made Dirga.

Baca juga: Bupati Halteng Tanda Tangani Kerja Sama Pidana Sosial se-Maluku Utara

Tabanan dikenal sebagai daerah agraris dengan kawasan sawah yang luas, termasuk lanskap terasering Jatiluwih yang telah diakui sebagai warisan budaya dunia.

Dalam kepemimpinannya, pemerintah daerah menekankan program pembangunan yang mendukung sektor pertanian, ketahanan pangan, serta pengembangan pariwisata berbasis lingkungan.

Selain itu, pemerintah kabupaten juga berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan bagi masyarakat.

6. Kabupaten Jembrana
Bupati: I Made Kembang Hartawan
Wakil Bupati: I Ngurah Patriana Krisna

Kabupaten Jembrana dipimpin oleh I Made Kembang Hartawan bersama wakilnya I Ngurah Patriana Krisna.

Jembrana terletak di bagian barat Pulau Bali dan menjadi pintu gerbang utama bagi wisatawan yang datang melalui jalur darat dari Pulau Jawa.

Pemerintah daerah menaruh perhatian pada pengembangan ekonomi lokal, termasuk sektor perikanan, pertanian, serta pengembangan infrastruktur transportasi yang menghubungkan Bali dengan Jawa.

Baca juga: Bupati Malang Tegaskan Pentingnya Pengawasan Intensif di Hari Anti Korupsi 2025

7. Kabupaten Bangli
Bupati: Sang Nyoman Sedana Arta
Wakil Bupati: I Wayan Diar

Kabupaten Bangli dipimpin oleh Sang Nyoman Sedana Arta dengan wakilnya I Wayan Diar.

Bangli merupakan satu-satunya kabupaten di Bali yang tidak memiliki wilayah pesisir. Wilayah ini dikenal dengan kawasan wisata alam seperti Kintamani dan Danau Batur.

Program pembangunan pemerintah daerah banyak berfokus pada pengembangan pariwisata alam, pengelolaan lingkungan, serta penguatan ekonomi masyarakat di kawasan pegunungan.

8. Kabupaten Karangasem
Bupati: I Gusti Putu Parwata
Wakil Bupati: Pandu Prapanca Lagosa

Kabupaten Karangasem di Bali Timur dipimpin oleh I Gusti Putu Parwata bersama wakilnya Pandu Prapanca Lagosa.

Baca juga: Soroti Gerakan Ayah Mengambil Rapor, Bupati Bangka Pahami Perasaan Anak yang Tak Punya Ayah: Bisa Diwakilkan Ibu atau Paman

Karangasem memiliki sejumlah destinasi wisata alam dan budaya seperti Gunung Agung, Pura Besakih, serta berbagai desa tradisional Bali.

Dalam kepemimpinannya, pemerintah daerah fokus pada pembangunan infrastruktur wilayah timur Bali serta pengembangan potensi pariwisata budaya dan alam.

9. Kabupaten Klungkung
Bupati: I Made Satria
Wakil Bupati: Tjokorda Gde Surya Putra

Kabupaten Klungkung dipimpin oleh I Made Satria dengan wakilnya Tjokorda Gde Surya Putra. Pasangan ini resmi dilantik sebagai kepala daerah pada Februari 2025.

Wilayah Klungkung meliputi daratan utama di Bali serta Kepulauan Nusa Penida yang kini berkembang menjadi salah satu destinasi wisata populer.

Pemerintah daerah menaruh perhatian besar pada pengembangan pariwisata di Nusa Penida, peningkatan infrastruktur transportasi, serta penguatan ekonomi masyarakat lokal.

Bupati dan wali kota memiliki peran penting dalam menjalankan pemerintahan daerah. Mereka bertanggung jawab mengelola kebijakan pembangunan, pelayanan publik, serta pengembangan ekonomi di wilayah masing-masing.

Baca juga: Waspada Tawuran Remaja Selama Ramadhan, Wakil Wali Kota Jaktim Ajak Warga dan Tokoh Masyarakat Jaga Keamanan Lingkungan

Di Bali, kepala daerah juga memiliki tantangan khusus karena wilayah ini merupakan salah satu destinasi pariwisata internasional. Oleh karena itu, banyak program pembangunan yang diarahkan pada keseimbangan antara ekonomi pariwisata, pelestarian budaya, dan perlindungan lingkungan.

Koordinasi antara pemerintah kabupaten/kota dengan pemerintah provinsi juga menjadi faktor penting dalam memastikan pembangunan berjalan secara terpadu di seluruh wilayah Bali.

Dengan dukungan wakil kepala daerah serta jajaran pemerintahan lokal, para bupati dan wali kota di Bali diharapkan mampu menjalankan program pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU