Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 22 APRIL 2026 • 09:30 WIB

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Buleleng Optimalkan Sistem Informasi Kebencanaan

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Buleleng Optimalkan Sistem Informasi KebencanaanBPBD Buleleng Dorong Optimalisasi SIK, Perkuat Perencanaan Penanggulangan Bencana yang Inklusif (adm buleleng)

BALI - Upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Buleleng. Salah satunya melalui optimalisasi pemanfaatan Sistem Informasi Kebencanaan (SIK) yang kini tengah dikembangkan sebagai basis data terintegrasi. Hal tersebut dibahas dalam rapat yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng di ruang rapat kantor setempat, Selasa (22/4).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari inisiatif Pemerintah Provinsi Bali dalam mendorong penggunaan SIK sebagai platform berbasis web yang mampu menjawab kebutuhan penanggulangan bencana yang semakin dinamis. Tidak hanya mencatat kejadian bencana, sistem ini juga dirancang untuk mencakup seluruh tahapan penanganan, mulai dari mitigasi sebelum bencana, respons saat kondisi darurat, hingga penanganan pascabencana.

Baca juga: Kepala BNPB Tekankan Pentingnya Literasi Kebencanaan dengan Kearifan Lokal

Rapat tersebut dihadiri oleh jajaran BPBD Kabupaten Buleleng, Pusdalops, perwakilan BPBD Provinsi Bali, serta Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kabupaten Buleleng. Kehadiran lintas instansi ini menjadi bagian penting dalam menyamakan persepsi sekaligus memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan.

Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, I Gede Suyasa, menegaskan bahwa pemanfaatan SIK menjadi langkah strategis dalam mendukung pengambilan kebijakan yang berbasis data. Menurutnya, sistem ini mampu menyajikan informasi secara cepat dan akurat, termasuk dalam memetakan wilayah rawan bencana, melakukan analisis risiko, hingga menampilkan data geospasial secara terpadu.

Ia menambahkan, akses data secara real-time menjadi salah satu keunggulan utama SIK. Dengan demikian, proses perencanaan penanggulangan bencana dapat dilakukan lebih responsif dan tepat sasaran. Hal ini dinilai sangat penting dalam mewujudkan sistem penanganan bencana yang efektif dan inklusif.

Baca juga: Makassar Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana, Pemkot Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor

Meski demikian, sejumlah tantangan masih dihadapi dalam implementasinya. Ketergantungan terhadap jaringan internet menjadi salah satu kendala utama, terutama di wilayah dengan akses terbatas. Selain itu, potensi gangguan sistem saat lonjakan laporan serta kualitas data yang diinput juga menjadi perhatian serius agar informasi yang dihasilkan tetap valid dan dapat dipercaya.

Sebagai langkah pengembangan, BPBD Buleleng mendorong adanya dukungan lebih lanjut, termasuk pembukaan akses Open API dari SIK Provinsi Bali. Langkah ini diharapkan dapat memperluas integrasi dengan sistem internal daerah serta meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan data kebencanaan.

Baca juga: Bencana Hidrometeorologi: Pengertian, Jenis, dan Contoh Penanggulangan

Melalui forum ini, seluruh pihak diharapkan dapat membangun komitmen bersama untuk mengoptimalkan penggunaan SIK. Dengan sinergi yang kuat, sistem ini diyakini mampu meningkatkan kesiapsiagaan serta ketangguhan daerah dalam menghadapi berbagai potensi bencana di masa mendatang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Buleleng

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Buleleng Optimalkan Sistem Informasi Kebencanaan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!