Pramuka Buleleng Gelar Karya Bakti Penanganan Banjir Bandang di Desa Banjar (adm buleleng)
BALI - Gerakan solidaritas kembali ditunjukkan oleh anggota Gerakan Pramuka di wilayah Buleleng. Melalui Kwartir Cabang (Kwarcab), para relawan pramuka diterjunkan untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir bandang di Desa Banjar. Aksi kemanusiaan tersebut dilakukan dalam bentuk kegiatan karya bakti yang difokuskan pada pembersihan sisa material banjir yang masih menumpuk di sejumlah titik permukiman.
Puluhan anggota pramuka bergotong royong membersihkan lumpur, kayu, serta berbagai material lain yang terbawa arus air. Material tersebut sebelumnya menutup akses jalan serta halaman rumah warga sehingga menghambat aktivitas sehari-hari masyarakat setempat.
Kegiatan sosial ini dipimpin oleh Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat, Bela Negara, dan Lingkungan Hidup Kwarcab Buleleng, kak I Putu Kariaman Putra. Ia didampingi Wakil Ketua Bidang Pengelolaan Anggota Dewasa, kak Made Tingkat. Keduanya mengoordinasikan langsung para relawan agar proses pembersihan dapat berjalan cepat dan terarah.
Baca juga: Jelang Lebaran 1447 H, Pulau Pramuka Bersolek Manjakan Wisatawan Kepulauan Seribu
Dalam pelaksanaannya, Kwarcab turut melibatkan tim Pramuka Peduli dari Kwartir Ranting yang berada di wilayah Seririt. Kehadiran para relawan ini memperkuat upaya pembersihan di beberapa lokasi yang terdampak cukup parah akibat terjangan banjir bandang.
Salah satu lokasi yang menjadi prioritas adalah lingkungan SDN 5 Banjar. Sekolah tersebut sebelumnya dipenuhi lumpur yang terbawa aliran air dari hulu sungai. Para anggota pramuka secara bersama-sama mengangkat lumpur serta membersihkan area halaman sekolah agar kegiatan belajar mengajar nantinya dapat kembali berlangsung dengan aman.
Selain sekolah, relawan juga menyasar permukiman warga di sekitar Tukad Mendaum. Di kawasan ini, banyak rumah warga yang masih tertutup endapan lumpur tebal dan sisa batang kayu. Dengan peralatan sederhana, para anggota pramuka membantu membersihkan halaman rumah dan memperlancar kembali jalur akses masyarakat.
Menurut Kariaman Putra, keterlibatan pramuka dalam kegiatan ini merupakan bentuk respons cepat organisasi terhadap situasi darurat yang terjadi di daerah. Ia menegaskan bahwa pramuka tidak hanya berperan dalam kegiatan pendidikan karakter, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu masyarakat ketika terjadi bencana.
Sementara itu, Ketua Kwarcab Pramuka Buleleng, Gede Suyasa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota yang sigap turun ke lapangan. Ia menilai aksi tersebut mencerminkan nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat pengabdian yang selalu diajarkan dalam kegiatan kepramukaan.
Baca juga: Ketua Kwarcab Pramuka Boyolali 2025-2030 Dilantik, Dituntut Bisa Adaptif dan Inovatif
Menurutnya, kehadiran pramuka di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan merupakan bentuk nyata dari pengamalan pendidikan karakter. Para anggota tidak hanya belajar di dalam kegiatan organisasi, tetapi juga mempraktikkan langsung nilai gotong royong serta kepedulian sosial.
Melalui kegiatan karya bakti ini, diharapkan proses pemulihan pascabencana di Desa Banjar dapat berjalan lebih cepat. Selain membantu membersihkan fasilitas umum dan rumah warga, kehadiran para relawan pramuka juga diharapkan mampu memberikan semangat bagi masyarakat untuk kembali bangkit setelah bencana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Buleleng