Ilustrasi Laut. (Dok. Pinterest)
BALI - Masyarakat Bali diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob yang diprediksi akan melanda sejumlah wilayah pesisir pada 9 hingga 12 Juli 2025. Peringatan ini disampaikan oleh Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar.
Baca juga: “This Is Bali” Ubud: Pengalaman Kuliner Autentik dengan Sentuhan Modern
Kepala BBMKG Wilayah III, Cahyo Nugroho, menjelaskan bahwa fase bulan purnama yang akan terjadi pada Kamis, 10 Juli 2025, berpotensi menyebabkan peningkatan tinggi air laut secara signifikan. Fenomena ini dapat memicu banjir pesisir (rob) di berbagai titik di Pulau Dewata.
Baca juga: Ombak Bali Memanggil: 7 Spot Surfing Terbaik di Pulau Dewata
Wilayah pesisir yang berpotensi terdampak meliputi: pesisir selatan Jembrana, Tabanan, Klungkung, dan Karangasem, serta pesisir di Badung, Denpasar, dan Gianyar.
Masyarakat yang tinggal di sekitar pesisir diimbau untuk memantau kondisi cuaca secara berkala dan menghindari aktivitas laut saat air pasang maksimum.
Baca juga: Melepas Penat di Nungnung Waterfall, Oase Sunyi di Jantung Bali
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Rilis, Bmkg.go.id