Taman Edelweis Bali di Karangasem, Wisata Alam Favorit yang Cantik Untuk Berburu Spot Foto
BALI - Di wilayah timur Bali, tepatnya di Desa Temukus, Kabupaten Karangasem, ada destinasi wisata alam yang menawarkan suasana berbeda. Tempat ini dikenal dengan nama Taman Edelweis Bali atau sering juga disebut Edelweis Garden Bali.
Lokasinya berada di lereng Gunung Agung dengan panorama hamparan bunga putih yang tampak unik dan menenangkan. Banyak wisatawan datang ke tempat ini untuk menikmati udara pegunungan, berburu foto estetik, hingga sekadar mencari suasana tenang jauh dari keramaian kota.
Baca juga: 7 Manfaat Bunga Rosella untuk Wanita, Baik untuk Tubuh dan Kulit
Tempat wisata ini semakin populer karena menawarkan nuansa seperti taman bunga di luar negeri. Saat musim bunga sedang bagus, area taman terlihat putih bersih menyerupai salju tipis. Tidak heran jika kawasan ini menjadi salah satu spot favorit wisatawan yang berkunjung ke Karangasem.
Menurut data pariwisata dan berbagai sumber wisata, taman ini dikelola oleh masyarakat lokal Banjar Temukus dan mulai dikenal luas sejak media sosial ramai menampilkan keindahan bunga kasna yang tumbuh di kawasan tersebut.
Meski bernama Taman Edelweis Bali, bunga yang tumbuh di kawasan ini sebenarnya adalah bunga kasna. Tanaman tersebut sering digunakan masyarakat Hindu Bali untuk kebutuhan upacara dan persembahyangan.
Bunga kasna memiliki warna putih cerah dengan bentuk yang sekilas menyerupai bunga edelweis pegunungan. Karena tampilannya unik dan tumbuh cukup banyak di kawasan Temukus, masyarakat kemudian menyebut area ini sebagai taman edelweis Bali.
Baca juga: Kopi Bunga Dworowati, Bukti Potensi Desa Ngabab di Balik Cita Rasa Khas
Keunikan inilah yang menjadi daya tarik utama wisatawan. Selain menikmati kebun bunga, pengunjung juga bisa melihat pemandangan perbukitan hijau, langit pegunungan, serta siluet Gunung Agung yang megah ketika cuaca cerah.
Wisata ini cocok untuk berbagai kalangan, terutama:
- Wisatawan yang suka berburu foto Instagramable
- Keluarga yang ingin liburan santai di alam terbuka
- Pasangan yang mencari tempat romantis dengan suasana sejuk
- Pecinta wisata alam dan pegunungan
- Konten kreator maupun fotografer
- Wisatawan yang bosan dengan suasana pantai Bali
Tempat ini juga cukup nyaman untuk wisata keluarga karena area taman luas dan memiliki banyak titik foto menarik. Namun untuk lansia atau pengunjung yang memiliki masalah kaki, sebaiknya tetap berhati-hati karena beberapa jalur cukup menanjak dan licin saat hujan.
Baca juga: Alasan Mengapa Bunga Rafflesia Arnoldii Berbau Busuk Berdasarkan Fakta Ilmiah
Berdasarkan ulasan wisatawan, area taman memiliki kontur berbukit sehingga pengunjung disarankan memakai alas kaki yang nyaman.
Berdasarkan informasi wisata terbaru, harga tiket masuk Taman Edelweis Bali berkisar:
- Wisatawan lokal Bali: sekitar Rp20 ribu
- Wisatawan domestik: sekitar Rp30 ribu
- Wisatawan asing: sekitar Rp50 ribu
- Anak-anak usia 5–10 tahun: sekitar Rp10 ribu
- Balita di bawah 5 tahun: gratis
Sementara jam operasional umumnya dibuka mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WITA setiap hari. Harga tiket tersebut bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan pengelola maupun musim kunjungan wisata.
Salah satu alasan tempat ini ramai dikunjungi adalah banyaknya spot foto unik di dalam kawasan taman.
Baca juga: Hore! Taman Margasatwa Ragunan Tambah Jam Operasional Malam Hari untuk yang Ingin Jogging
Beberapa spot yang sering digunakan wisatawan antara lain:
- Ayunan dengan latar pegunungan
- Jembatan kayu
- Bingkai berbentuk hati
- Kincir angin mini
- Gardu pandang
- Jalan setapak di tengah kebun bunga
- Area bukit dengan panorama Gunung Agung
Ketika kabut turun, suasana taman terasa semakin dramatis dan estetik. Banyak wisatawan datang pagi hari untuk mendapatkan pencahayaan terbaik sekaligus udara yang masih segar.
Sebagai salah satu destinasi wisata populer di Karangasem, kawasan ini sudah dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung wisatawan.
Beberapa fasilitas yang tersedia di antaranya:
Baca juga: 30 Caption Taman dalam Bahasa Inggris yang Aesthetic untuk Instagram
- Area parkir kendaraan
- Toilet umum
- Tempat ibadah
- Warung makanan dan minuman
- Gazebo atau tempat duduk santai
- Spot foto berbayar maupun gratis
- Loket tiket
- Jalur trekking ringan
- Area istirahat wisatawan
Menurut data Kementerian Pariwisata, kawasan ini juga telah memiliki fasilitas dasar wisata seperti sanitasi dan area informasi pengunjung.
Bagi wisatawan yang ingin makan setelah berkeliling taman, terdapat beberapa tempat makan di sekitar kawasan wisata seperti Edelweiss Restaurant and Bar dan Warung Kasna yang cukup dikenal wisatawan sekitar Besakih dan Temukus.
Baca juga: Misteri Terowongan Taman Sari Yogyakarta: Benarkan Terhubung ke Pantai Selatan dan Nyi Roro Kidul?
Meski menjadi tempat wisata populer, pengunjung tetap diminta menjaga kebersihan dan tidak merusak tanaman bunga kasna.
Beberapa hal yang biasanya dilarang antara lain:
- Memetik bunga kasna sembarangan
- Menginjak area tanaman
- Membuang sampah sembarangan
- Merusak spot foto
- Membawa barang berbahaya
- Bersikap tidak sopan di area sekitar desa adat
Larangan memetik bunga juga berkaitan dengan upaya menjaga kelestarian tanaman yang digunakan masyarakat Bali untuk kebutuhan adat dan keagamaan.
Selain itu, pengunjung juga disarankan berhati-hati saat musim hujan karena beberapa jalur menjadi licin dan berkabut.
Waktu terbaik datang ke Taman Edelweis Bali biasanya pagi hingga menjelang siang hari. Pada waktu tersebut udara masih sangat sejuk dan kabut belum terlalu tebal.
Musim bunga juga memengaruhi keindahan taman. Saat bunga kasna sedang mekar maksimal, area taman terlihat lebih putih dan fotogenik.
Baca juga: Menikmati Pendakian ke Puncak Gunung Andong Via Jalur Temu Kidul, Seperti Miniaturnya Merbabu!
Banyak wisatawan memilih datang sekitar pertengahan tahun karena cuaca cenderung cerah dan bunga tumbuh lebih baik. Lokasi Taman Edelweis Bali berada di Desa Temukus, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali.
Perjalanan dari Denpasar atau kawasan wisata Kuta memakan waktu sekitar 2 hingga 2,5 jam perjalanan tergantung kondisi lalu lintas. Jalur menuju lokasi cukup menanjak dan beberapa titik jalan terbilang sempit sehingga pengendara harus berhati-hati.
Namun sepanjang perjalanan, wisatawan akan disuguhi panorama khas Bali Timur berupa sawah, perbukitan, hingga pemandangan Gunung Agung.
Lokasi wisata ini juga tidak terlalu jauh dari kawasan Pura Besakih sehingga sering dijadikan satu paket perjalanan wisata Bali Timur.
Baca juga: Keindahan Tabiang Takuruang Bukittinggi, Wisata Alam Hits yang Sayang Kalau Dilewatkan
Di tengah ramainya wisata modern Bali, Taman Edelweis Bali menawarkan suasana berbeda. Tempat ini bukan wisata mewah dengan wahana ekstrem, melainkan wisata alam sederhana yang menjual ketenangan dan panorama pegunungan.
Udara dingin, hamparan bunga putih, serta suasana desa yang masih alami membuat tempat ini cocok menjadi lokasi healing maupun melepas penat dari rutinitas harian.
Bagi wisatawan yang menyukai wisata alam dengan nuansa santai dan banyak spot foto menarik, destinasi di Desa Temukus ini layak masuk daftar kunjungan saat berada di Bali Timur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Disparda.baliprov